Teknik Sederhana Pijat Ibu Hamil

30 July 2017

Gejala seperti sakit pinggang, sakit punggung, serta kaki kram memang umum terjadi pada trimester ketiga kehamilan sebagai akibat dari kandungan Bunda yang semakin membesar. Banyak tips ibu hamil yang menyebutkan bahwa pijat ibu hamil adalah salah satu hal yang bisa membantu Bunda mengatasi dan meringankan rasa sakit yang Bunda rasakan selama kehamilan.

Saat ini, memang sudah banyak tempat spa khusus yang menyediakan jasa pijat untuk ibu hamil. Tapi, kalau Ayah tidak keberatan, kenapa tidak Ayah saja yang memijat Bunda? Sebelum Ayah mulai memijat Bunda saat hamil, perlu diingat bahwa pijat ibu hamil punya rambu-rambu yang harus diperhatikan agar tidak membahayakan kesehatan kandungan Bunda. Berikut ini adalah beberapa tips ibu hamil mengenai teknik pijat yang bisa Ayah coba:

  1. Pijatan pada kaki Teknik pijat ini bisa membantu Bunda mengatasi kaki bengkak. Untuk melakukan teknik pijat ini, Bunda sebaiknya berada pada posisi duduk dengan kaki sedikit diangkat. Setelah itu, Ayah memijat kaki Bunda dengan usapan lembut sepanjang bagian luar paha dan betis Bunda. Pijatan lembut dengan gerakan memutar mulai dari arah telapak kaki hingga dekat bokong Bunda juga bisa dilakukan. Tips ibu hamil yang perlu diingat adalah arah usapan dan pijatan Bunda harus dilakukan dari bagian bawah hingga ke atas atau jantung, dan bukan sebaliknya. Selain itu, pijatan dan usapan sebaiknya dilakukan dengan lembut dan tidak terlalu kuat. Hindari juga pijatan di bagian dalam kaki Bunda.
  2. Pijatan pada tangan Seperti pijatan pada kaki, usapan lembut pada tangan Bunda harus dilakukan dari arah jemari menuju ke arah lengan. Teknik ini membantu mengatasi masalah tangan bengkak.
  3. Pijatan pada punggung Berikan pijatan dengan cara menekan lembut punggung Bunda dengan buku jari Ayah. Arah pijatan menyerupai bentuk tetesan air, mulai dari leher, melengkung ke arah pinggul, lalu kembali ke atas, dan berhenti di sepertiga punggung. Lakukan gerakan ini sebanyak beberapa kali untuk membantu mengatasi masalah sakit punggung.

Pijat ibu hamil sebaiknya dilakukan setelah kandungan Bunda cukup kuat, yaitu mulai trimester ke-2 atau setelah kandungan berusia 5 bulan. Hindari pula pijatan di area perut, pinggang, dan pinggul untuk menghindari kontraksi. Selain itu, pijatan harus dilakukan dengan lembut dan harus segera dihentikan kalau Bunda merasakan sakit.

Bantuan yang Ayah berikan pada Bunda selama kehamilan tak hanya akan mendukung kehamilan sehat, tapi juga menyiapkan Ayah untuk menghadapi kelahiran si kecil. Setelah si kecil lahir nanti, Bunda akan semakin membutuhkan bantuan Ayah, lho. Lagipula, semakin terlibat Ayah dalam kehamilan Bunda, maka semakin besar kemungkinan Ayah juga akan terlibat dalam pengasuhan aktif si kecil yang bermanfaat bagi Ayah, Bunda, dan tentunya si kecil.  

Sumber: babble.com/pregnancy/pregnancy-massage-couples-guide/ female.kompas.com/read/2013/12/08/1625341/Ini.Dia.Panduan.Pijat.untuk.Ibu.Hamil.

Go to Top