Kebiasaan menyikat gigi sejak dini adalah dasar dari perawatan gigi bayi. Salah satu hal yang disarankan saat menyikat gigi adalah penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride. Tapi sebenarnya apa manfaat fluoride untuk gigi anak? Fluoride adalah elemen alami yang ditemukan pada air dan udara. Elemen ini diperlukan untuk mencegah gigi rusak dan berlubang.
Selain itu, fluoride juga bekerja dengan air liur untuk melindungi gigi dari plak dan gula. Itu sebabnya fluoride dijadikan bahan tambahan pada pasta gigi. Penelitian menunjukkan bahwa pasta gigi yang ber-fluoride mengurangi masalah gigi, terutama gigi berlubang pada anak hingga 15-30%. Tapi penggunaan pasta gigi ber-fluoride juga harus dilakukan dengan hati-hati, karena bila dicerna dalam kadar yang tinggi, fluoride bisa menyebabkan fluorisis. Salah satu gejala masalah kesehatan ini adalah perubahan warna pada gigi, di mana gigi berubah warna dari putih, menjadi kuning, cokelat, lalu akhirnya hitam.
Perubahan warna ini terlihat dalam bentuk bintik ataupun garis melintang pada gigi anak. Bila terjadi berkepanjangan, fluorisis bisa berujung pada masalah kesehatan lain yang lebih serius. Karena itu, kalau Bunda menggunakan pasta gigi ber-fluoride, gunakanlah pasta gigi dengan kandungan fluoride yang lebih rendah. Apalagi bila anak Bunda masih belum bisa meludahkan air bekas menyikat giginya, sehingga jika fluoride termakan maka kadar yang dicerna anak masih dalam taraf yang tidak membahayakan. Selain itu, ajari anak Bunda untuk meludahkan air bekas sikat giginya segera setelah dia cukup besar.
Sumber: http://www.healthychild.org/blog/comments/fluoride_conundrum_is_fluoride_safe_for_kids/#ixzz2KRR7qUDV, diakses pada 10 Februari 2013 http://www.academia.edu/1360978/Fluoride_in_Groundwater_Causes_Implications_and_Mitigation_Measures, diakses pada 10 Februari 2013

