Selama kehamilan, tubuh Bunda mengalami berbagai perubahan, mulai dari yang paling terlihat seperti perut yang membesar, sampai perubahan dalam tubuh Bunda seperti perubahan hormon. Seperti perut dan payudara Bunda juga mengalami perubahan. Maka, jangan kaget kalau ukuran bra Bunda akan bertambah selama kehamilan, bahkan sampai 2 ukuran lebih besar.
Perubahan payudara Bunda selama kehamilan disebabkan oleh kelenjar susu dan jaringan lemak pada payudara yang membesar, sehingga payudara Bunda terasa lebih kencang, terutama pada bulan awal dan akhir kehamilan. Suplai darah ke payudara juga meningkat, sehingga pembuluh darah berwarna kebiruan jadi lebih terlihat pada payudara Bunda. Selain itu, areola alias daerah di sekitar puting payudara menjadi lebih besar dan gelap, dan colostrum sudah mulai keluar dari payudara Bunda. Semua perubahan itu adalah hal normal yang tidak perlu dikhawatirkan.
Untuk mengatasi perubahan pada payudara Bunda, ada beberapa hal yang perlu Bunda lakukan, yaitu:
- Pakailah bra yang menopang payudara dengan baik.
- Pilihlah bra dari bahan katun atau serat alami.
- Belilah bra dengan ukuran lebih besar, karena bra Bunda sebaiknya tidak menekan atau menggesek puting payudara Bunda. Bra kehamilan atau bra menyusui biasanya lebih cocok untuk ibu hamil dan bisa digunakan setelah melahirkan.
- Selipkan saputangan dari katun atau nursing pad ke dalam bra Bunda untuk mencegah bra basah bila kolostrum Bunda keluar. Ganti saputangan atau nursing pad tersebut sesering mungkin agar tidak mengiritasi payudara Bunda.
- Sebaiknya Bunda membasuh payudara dengan air hangat. Jangan gunakan sabun atau produk lain yang bisa menyebabkan kulit di sekitar payudara menjadi kering dan iritasi.
Setelah melahirkan, kesehatan payudara Bunda akan sangat penting bagi proses menyusui. Karena itu, perawatan payudara sebelum melahirkan perlu Bunda lakukan sedini mungkin.
Sumber: http://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-coping-with-discomforts

