Selama kehamilan, Bunda tentu berharap bahwa bayi dalam kandungan Bunda mendapatkan kebutuhan nutrisi yang ia butuhkan untuk tumbuh sehat hingga kelahirannya. Maka dari itu, Bunda pasti ingin tahu makanan terbaik untuk gizi ibu hamil dan makanan yang harus dihindari. Tapi di samping itu, Bunda juga perlu mengetahui beberapa mitos tentang makanan ibu hamil yang banyak beredar, misalnya:
- Makan nanas bisa menyebabkan keguguran
Nanas mengandung banyak vitamin C yang diperlukan selama kehamilan. Namun, kandungan bromelain dalam nanas dikhawatirkan dapat melemahkan leher rahim dan menyebabkan kontraksi sebelum waktunya bila dikonsumsi secara berlebihan. Tapi, bukan berarti nanas jadi buah yang haram dikonsumsi selama kehamilan.
Untuk menghindari efek negatifnya, konsumsi nanas yang benar-benar telah matang setelah usia kehamilan melewati trimester pertama. Hindari mengonsumsi nanas yang kulitnya masih berwarna hijau. Variasikan pula konsumsi nanas dengan buah lain yang juga kaya akan vitamin C.
- Susu kedelai dan air kelapa hijau membuat kulit bayi putih bersih
Seperti karakter fisik lainnya, warna kulit bayi ditentukan oleh faktor genetis, dan bukan oleh makanan dan minuman yang Bunda konsumsi selama kehamilan.
- Ngidam menunjukkan jenis kelamin bayi
Beredar mitos yang menyatakan bahwa ngidam makanan manis menandakan bahwa jenis kelamin bayi dalam kandungan Bunda adalah perempuan. Sedangkan kalau Bunda ngidam makanan asin, berarti jenis kelamin bayi adalah laki-laki. Tapi, kenyataannya tidak ada hubungan antara jenis kelamin bayi dengan makanan yang Bunda idamkan.
- Ngidam harus dituruti agar bayi tidak ‘ngeces’
Ngidam adalah gejala kehamilan yang sering dialami ibu hamil. Selama ngidam tidak membahayakan kesehatan kehamilan, tak ada salahnya menuruti ngidam yang Bunda rasakan. Tapi, kalau ngidam Bunda dapat membahayakan kehamilan dan tidak memberikan manfaat pada kebutuhan gizi ibu hamil, tentu Bunda tak mungkin memenuhinya, kan? Percaya atau tidak, ada beberapa kasus ketika ibu hamil ngidam hal-hal tak wajar seperti abu rokok, tanah, sabun, dan lain-lain.
Saat hal itu terjadi, bukan berarti Bunda harus mengikuti ngidam tersebut hanya karena Bunda takut si kecil akan ‘ngeces’, kan? Cari saja cara untuk menyeimbangkan ngidam dengan pola makan sehat kaya nutrisi demi tumbuh kembang bayi. Tak perlu takut si kecil akan ‘ngeces’ kalau ngidam tidak terpenuhi, ya. Tak ada hubungan antara ngidam dengan ‘ngeces’, kok!
- Minum es akan membuat bayi terlalu besar
Air es yang Bunda konsumsi tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan bayi. Yang perlu Bunda waspadai adalah konsumsi makanan manis berkalori tinggi yang berlebihan yang bisa menyebabkan berat badan Bunda dan bayi naik terlalu banyak.
Asupan gizi ibu hamil adalah faktor penting bagi kesehatan bayi dan kehamilan Bunda. Karena itu, pastikan Bunda menjalani pola makan sehat selama kehamilan , ya. Sesekali menikmati makanan atau minuman kesukaan Bunda juga tak ada salahnya, asalkan tidak berlebihan dan tidak membahayakan kesehatan kehamilan Bunda.
Sumber:
bidanku.com
1health.beritasatu.com

