Setiap melakukan pemeriksaan rutin ke dokter kandungan, tekanan darah Bunda merupakan salah satu hal yang dicatat dan diperiksa oleh dokter. Pengecekan tekanan darah secara rutin ini bukannya tanpa alasan, karena menjaga tekanan darah yang normal dan stabil merupakan bagian penting dari kesehatan kehamilan Bunda. Karena itu, simak tips sehat ibu hamil berikut ini untuk menjaga tekanan darah tetap sehat selama masa kehamilan.
Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi) Hipertensi selama masa kehamilan bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang membahayakan kesehatan kehamilan, seperti preeclampsia. Selain itu, tekanan darah tinggi pada ibu hamil juga bisa menyebabkan keterlambatan proses pertumbuhan janin hingga terhentinya perkembangan janin yang bisa menimbulkan terjadinya kelahiran prematur.
Tekanan darah tinggi juga bisa mengakibatkan organ tubuh Bunda kekurangan oksigen, sehingga nutrisi dari makanan yang Bunda konsumsi akan sulit sampai ke janin. Untuk menurunkan tekanan darah Bunda selama kehamilan, sebaiknya Bunda menjaga pola makan sehat rendah sodium. Jaga pula kenaikan berat badan Bunda selama kehamilan dan berolahragalah secara rutin. Tidur yang cukup juga berpengaruh pada tekanan darah Bunda selama kehamilan, lho. Jadi, jaga agar Bunda mendapatkan tidur yang cukup setiap malam, ya.
Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) Selama 12 minggu pertama kehamilan, tidak jarang wanita hamil mengalami penurunan tekanan darah. Hal ini terjadi karena tubuh Bunda memproduksi hormon progesteron yang membuat otot tubuh menjadi lebih rileks, sehingga melebarkan pembuluh darah. Selain itu, volume plasma darah Bunda juga meningkat hingga 50% sehingga kekentalan darah menjadi berkurang. Hal-hal inilah yang bisa menyebabkan tekanan darah ibu hamil jadi menurun.
Masalahnya, bila tekanan darah turun terlalu cepat dan terlalu banyak, maka kerja organ tubuh pun akan terganggu sebagai akibat dari menurunnya suplai darah ke jaringan dan organ tubuh. Hal ini pula yang menyebabkan Bunda merasa pusing dan lemas. Tekanan darah rendah selama kehamilan bisa dicegah dengan cara berolahraga secara rutin selama kehamilan. Tentu saja, olahraga yang Bunda lakukan juga harus dilakukan dengan hati-hati demi kesehatan kehamilan Bunda, ya. Tekanan darah yang normal selama masa kehamilan adalah antara sekitar 120/80 mmHg.
Selain itu, Bunda juga harus rajin menjalani pemeriksaan rutin ke dokter kandungan sesuai jadwal, sehingga permasalahan pada kesehatan kehamilan yang mungkin terjadi bisa diketahui dan segera diatasi sedini mungkin.
Sumber: americanpregnancy.org mayoclinic.org birth.com.au kaltimpost.co.id tabloid-nakita.com

