Bermain adalah salah satu cara belajar yang efektif, terutama bagi anak. Tapi, bukan hanya permainan seperti puzzle, balok kayu, atau permainan yang memancing kreativitas saja yang memberikan stimulasi bagi otak si kecil. Permainan yang mengajak anak untuk bergerak aktif juga memberikan manfaat bagi kemampuan kognitif dan kecerdasan majemuk anak.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Finlandia pada tahun 2013 menemukan hubungan antara kemampuan motorik, kebugaran kardiovaskuler, serta nilai akademik. Para peneliti tersebut menemukan bahwa anak kelas 1 SD dengan kemampuan motorik yang kurang baik juga memiliki kemampuan membaca dan aritmatika yang lebih rendah.
Sedangkan anak dengan kemampuan motorik yang tinggi memiliki kemampuan kognitif yang tinggi pula, sehingga mendapatkan nilai yang lebih tinggi dalam tes membaca dan aritmatika yang termasuk dalam kecerdasan majemuk anak, yaitu kecerdasan linguistik dan kecerdasan logika matematika. Mengapa bermain aktif dapat memberikan manfaat pada kemampuan kognitif anak? Beberapa hasil penelitian berikut ini bisa menjelaskannya untuk Bunda:
- Para peneliti dari Boston University School of Medicine menemukan bahwa hormon yang diproduksi saat tubuh bergerak aktif seperti saat berolahraga atau bergerak secara aktif punya manfaat dalam meningkatkan daya ingat.
- Bermain aktif memberikan manfaat gabungan antara bermain dan berolahraga dengan cara memberikan stimulasi fisik, sosial, dan intelektual. Gabungan stimuli ini menciptakan tantangan atau tekanan positif pada otak yang mendorong otak untuk beradaptasi dan berkembang, termasuk meningkatkan kemampuan kognitif.
- Saat bergerak aktif, sel saraf otak melepaskan protein tertentu yang memicu produksi zat kimia lainnya yang penting bagi kesehatan otak dan bermanfaat bagi fungsi otak dan kemampuan belajar.
- Bergerak aktif memberikan manfaat bagi otak, termasuk memperlancar aliran darah ke otak, meningkatkan pengembangan dan perawatan saraf-sarat otak, serta mendorong produksi zat yang melindungi saraf otak.
- Bergerak aktif mendorong otak untuk bekerja secara optimal sehingga hubungan antara sel-sel otak menjadi semakin kuat dan terlindungi dari kerusakan.
Pada masa ketika anak jadi semakin tertarik pada gadget seperti komputer, tablet, dan televisi, permainan aktif seolah jadi hal yang dilupakan. Tapi, dengan berbagai manfaat dari olahraga dan bermain aktif pada otak dan kemampuan kognitif serta kecerdasan majemuk anak, tak ada lagi alasan untuk ‘mengurung’ anak di rumah. Ayo ajak si kecil untuk bermain di luar ruangan!
Sumber: psychologytoday.com/blog/the-athletes-way/201403/eight-habits-improve-cognitive-function journalofplay.org journalofplay.org/files/pdf-articles/1-3-article-physically-active-play-and-cognition.pdf fitness.mercola.com/sites/fitness/archive/2012/01/20/physically-active-children-perform-better-academically.aspx http://localhost/zwitsalold/bayi/bayi-archive/489-mengembangkan-kecerdasan-majemuk-si-kecil

