Makan makanan yang bernutrisi memang diperlukan oleh balita yang masih dalam masa pertumbuhan. Namun, agar dia tidak mudah bosan, berilah menu yang berbeda-beda setiap harinya. Salah satu menu alternatif yang pasti disukai si kecil adalah telur puyuh. Apakah telur puyuh baik untuknya? Ya, sangat baik karena mengandung nutrisi penting untuk tubuh, kolin dan vitamin A. Kolin yang terkandung pada telur puyuh membantu menjaga membran sel untuk mendukung fungsi sistem saraf. Sedangkan vitamin A sangat baik untuk kesehatan mata, buah hati, dan kekebalan tubuhnya.
Satu porsi telur puyuh mengandung 119 mg kolin dan 244 mg vitamin A. Selain itu, jenis telur ini juga mengandung zat besi dan selenium, yang mana zat besi berperan penting terhadap pembentukan sel darah merah, sehingga si kecil akan terhindar dari anemia. Dengan beragam nutrisi yang terkandung pada telur puyuh, Bunda juga harus berhati-hati dalam mengolahnya. Kandungan gizi pada telur puyuh harus tetap terjaga meskipun diolah menjadi aneka masakan lezat untuk buah hati. Simak cara mengolah telur puyuh yang baik di bawah ini agar gizinya tidak hilang.
Pilih Telur Berkualitas Selama di supermarket, pastikan telur yang akan dibeli berkualitas. Dalam artian telur masih terbungkus secara rapi dalam kotak telur, tidak ada yang retak dan tersimpan dengan baik selama di supermarket. Proses penyimpanan yang benar akan membuat gizi telur terjaga dengan baik. Proses Memasak Yang Benar Sebelum mulai memasak, tak ada salahnya untuk mencuci terlebih dulu, untuk memastikan kebersihan telur. Jangan lupa, peralatan yang digunakan juga dalam keadaan bersih, guna meminimalkan kontaminasi. Masak telur pada suhu 70 derajat celcius.
Selain bisa membuat tingkat kematangan telur sempurna, nutrisi yang terkandung di dalamnya masih tetap terjaga karena tidak dipanaskan pada suhu yang terlalu tinggi. Memasak telur pada suhu yang tepat juga dapat mematikan mikroorganisme berbahaya seperti salmonella. Itulah salah satu alasan kenapa memasak telur dianjurkan sampai matang secara keseluruhan. Simpan Dengan Tepat Bila tidak segera dimasak semua, simpan sebagian telur dalam kulkas.
Atur temperatur kulkas pada suhu 4 derajat celcius atau di bawahnya. Pastikan juga telur masih dalam kotak karton atau kotak kemasannya. Melalui proses penyimpanan yang tepat, kualitas telur akan tetap terjaga hingga tiga minggu lamanya. Nah, dengan proses pengolahan yang benar, termasuk pemilihan dan penyimpanan jika tidak segera digunakan seluruhnya, Bunda tetap bisa menyajikan menu telur puyuh lezat serta bergizi setiap hari.
Sumber : http://www.eatright.org/resource/homefoodsafety/safety-tips/food/egg-safety-every-step-of-the-way http://healthyeating.sfgate.com/boiled-eggs-healthy-eat-3758.html

