Saat musim hujan, ancaman penyakit terhadap si kecil menjadi lebih besar. Salah satu yang wajib diwaspadai adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Saat musim hujan, nyamuk Aedes Aegypti sang penyebab DBD, dapat berkembang lebih cepat. Tentu Bunda tidak ingin kesehatan dan perkembangan bayi
Bunda terganggu karena terserang DBD, bukan? Langkah pencegahan selalu menjadi yang terbaik. Sayangnya, sampai saat ini vaksin untuk DBD belum ditemukan. Karena itu, mencegah nyamuk mendekati si kecil adalah upaya yang utama. Berikut ini adalah langkah lengkap menangkal DBD pada anak yang bisa Bunda lakukan:
1. Jaga kebersihan rumah dan lingkungan Nyamuk biasanya bersarang di genangan air, barang-barang bekas seperti kaleng dan ember yang terisi air, bak mandi, dan tempat-tempat penampungan air lainnya. Selain itu, nyamuk juga menyukai tempat yang gelap dan kotor seperti gudang dan sudut ruangan yang jarang dibersihkan. Maka dari itu, rajinlah membersihkan tempat-tempat tersebut ya Bunda, agar nyamuk tidak bersarang di rumah dan halaman.
2. Gunakan kelambu Kelambu bisa dipasang pada tempat tidur atau boks bayi. Upaya ini bisa membantu melindungi si kecil dari nyamuk saat ia tidur. Bunda tentu sudah tahu bahwa tidur yang berkualitas tanpa gangguan sangatlah penting bagi proses perkembangan bayi.
3. Pasang kawat kasa Kawat kasa bisa dipasang pada setiap sirkulasi rumah seperti ventilasi, jendela, pintu dan lubang lainnya. Langkah ini dapat membantu menghalau nyamuk yang hendak memasuki rumah.
4. Gunakan losion anti nyamuk Sebagai langkah pencegahan, Bunda juga bisa mengoleskan losion anti nyamuk pada kulit si kecil. Namun, Bunda harus berhati-hati karena tidak semua losion anti nyamuk cocok untuk kulit bayi yang sensitif. Bunda bisa memilih yang hypoallergenic sehingga aman dan cocok untuk kulit si kecil.
5. Pakaikan baju dan celana panjang Memakaikan baju yang tertutup tentu dapat menghindarkan si kecil dari gigitan nyamuk. Namun, pastikan bahannya nyaman dan tidak membuat si kecil kegerahan ya, Bunda.
6. Berikan makanan sehat penguat imun tubuh Beberapa jenis makanan yang bisa membantu menguatkan daya tahan tubuh si kecil untuk melawan DBD adalah pepaya, jeruk, jambu biji, air kelapa muda, dan susu. Tapi ingat, jenis makanan lainnya juga tetap perlu dikonsumsi si kecil untuk menjaga asupan gizi yang seimbang.
7. Lakukan Zwitsal Baby Spa Rangkaian Zwitsal Baby Spa , terutama langkah Pijat Sehat dapat membantu melancarkan peredaran darah dan peredaran limfa (getah bening). Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap sistem metabolisme tubuh dan peningkatan daya tahan tubuh si kecil agar tidak mudah terserang penyakit, termasuk DBD.
Tahukah Bunda, bahwa DBD bisa menyebabkan pendarahan, gagal hati, kejang, dan bahkan kematian? Tentu Bunda tidak ingin hal-hal tersebut terjadi pada si kecil. Maka dari itu, langkah pencegahan adalah yang terbaik yang bisa Bunda lakukan. Jangan tunggu sampai kasus DBD terjadi di sekitar rumah ya, Bunda.
Sumber:
ayahbunda.co.id/balita-tips beingtheparent.com/dengue-fever-in-children/ babycenter.in/a1021718/dengue-in-children

