5 Cara Ayah Stimulasi Tumbuh Kembang Si Kecil

30 July 2017

Menstimulasi tumbuh kembang bayi bukan hanya tugas Bunda lho, tapi juga Ayah. Bayi yang juga mendapatkan stimulasi dari ayahnya akan tumbuh menjadi anak yang lebih cerdas dan percaya diri dibanding yang hanya mendapatkan stimulasi dari ibunya saja. Lalu, bagaimana cara Ayah untuk memberikan stimulasi terbaik bagi si kecil, ya?

Sebenarnya, cara Ayah memberikan stimulasi kepada si kecil hampir sama dengan cara Bunda. Yang membedakan mungkin waktunya. Tapi pada dasarnya, Ayah dianjurkan untuk memberikan stimulasi pada si kecil ketika ia dan Ayah dalam keadaan tenang. Berikut ini 5 hal yang bisa Ayah lakukan untuk menstimulasi si kecil:

  1. Sering menggendong si kecil

    Menggendong dapat memberikan rasa aman dan tenang pada bayi. Bayi yang tenang akan lebih mudah belajar mengenali emosinya dan memberikan respon yang baik terhadap orang lain dan lingkungannya. Menggendong juga memberikan kesempatan berlangsungnya skin-to-skin contact yang dapat mengeratkan bonding antara Ayah dan si kecil. Gendonglah si kecil di pagi hari sebelum Ayah berangkat kerja dan di sore setelah Ayah pulang dan membersihkan diri. Sebelum si kecil tidur, Ayah dapat juga menggendong si kecil lagi.

  2. Mengajak si kecil bicara

    Dengan sering mengajak si kecil berbicara, Ayah akan menyadari bahwa suara Ayah sangat menyenangkan baginya. Ia akan mencari-cari asal suara Ayah dan bersiaplah terkejut ketika ia tertawa melihat Ayah. Ajak si kecil bicara tentang apa yang ia lakukan dan Ayah kerjakan, tentang apa yang dilihat dan disentuh si kecil, atau tentang lingkungan di sekitar. Lalu, cobalah untuk berbicara dengan si kecil menggunakan raut wajah yang ekspresif. Bernyanyi dengan nada yang riang juga bisa menjadi cara menyenangkan berbicara dengan si kecil.

  3. Membacakan buku

    Buku adalah media yang sangat baik bagi Ayah untuk mengenalkan kosakata baru pada si kecil, termasuk warna, bentuk, binatang dan hal-hal lainnya. Anak yang sering dibacakan buku oleh ayahnya akan memiliki perbendaharaan kata yang lebih luas dibanding yang hanya dibacakan buku oleh ibunya. Waktu terbaik membacakan buku bagi si kecil adalah sebelum ia tidur karena saat tidur otaknya akan memproses kata-kata baru yang didengarnya melalui cerita Ayah.

  4. Memijat si kecil

    Memijat memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembang bayi. Salah satunya adalah memperlancar aliran darah sehingga daya tahan tubuh si kecil menjadi lebih kuat. Karena aktivitas memijat bayi membutuhkan waktu dan ketenangan yang memadai, Ayah bisa melakukannya setiap akhir pekan. Mintalah bantuan dan dukungan dari Bunda untuk menyiapkan berbagai keperluan Pijat Sehat yang menyenangkan untuk si kecil. Untuk mempelajari teknik Pijat Sehat yang mudah dan bermanfaat bagi tumbuh kembang dan proses belajar si kecil, Ayah dapat berkunjung ke www.zwitsal.co.id/baby-spa.

  5. Mengajak bermain sederhana

    Mengajak si kecil becermin, bermain “Ci-luk-ba”, atau meraih benda merupakan cara bermain sederhana yang bisa Ayah lakukan bersama si kecil. Permainan sederhana seperti itu adalah awal yang baik untuk proses perkembangan otak, emosi, dan motorik si kecil. Jangan lupa untuk memberikan pujian terhadap respon si kecil saat bermain dengannya, ya.

Terlibat dalam berbagai kegiatan untuk stimulasi tumbuh kembang bayi pasti akan menjadi kesenangan dan kebanggaan tersendiri bagi Ayah. Namun, perlu diingat untuk tidak memberikan stimulasi secara berlebih pada si kecil hingga ia menjadi terlalu lelah lalu dan rewel. Jika ia mulai terlihat lelah atau bosan dengan kegiatan stimulasi yang Ayah berikan, segera cari aktivitas lain. Jangan ragu untuk tetap bekerja sama dengan Bunda, ya. Selamat memberikan stimulasi terbaik bagi si kecil!

Sumber:

babycenter.com/0_top-tips-for-dads-on-bonding-with-your-baby_3692.bc
askbaby.com/how-to-help-dad-bond-with-baby.htm
dadsadventure.com/baby-health-and-safety/growing-your-babys-brain-power/#sthash.DdRGehyz.dpbs
Diakses pada 3 September 2016

Go to Top