Saat hamil, Bunda tidak serta merta boleh membiarkan berat badan melambung bebas. Kontrol berat badan harus tetap dilakukan selama kehamilan agar Bunda tidak mengalami kenaikan berat badan berlebih atau Pregobesitas (obesitas pada kehamilan) yang dapat membawa risiko buruk bagi kesehatan Bunda dan janin.
Dengan mengontrol berat badan selama kehamilan, Bunda juga akan lebih mudah mendapatkan berat badan normal setelah melahirkan, lho.Yuk, simak tips sehat ibu hamil untuk membantu Bunda menjaga berat badan berikut ini!
Makan dengan Porsi Tepat Sering kali ibu hamil terjebak asumsi bahwa untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya dan sang janin, ia harus mengonsumsi makanan sebanyak 2 porsi dalam sekali makan. Nyatanya, Bunda hanya membutuhkan tambahan 300 kalori per hari yang bisa diperoleh dari makanan padat gizi seperti ikan, telur, daging tanpa lemak, sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Nikmati saja makanan-makanan tersebut dalam porsi kecil tapi dengan frekuensi yang sering, yaitu 5-6 kali per hari ya, Bunda.
Pilih Camilan Sehat Camilan sehat untuk ibu hamil di antaranya adalah buah-buahan, kacang-kacangan, telur rebus, popcorn tawar yang dimasak tanpa minyak, yoghurt, dan biskuit gandum. Camilan-camilan sehat tersebut bisa dinikmati di sela-sela jam makan. Sebaiknya, kurangi camilan dengan kadar garam dan gula yang tinggi, seperti keripik dan cake, ya.
Timbang Berat Badan Setiap Minggu Kenaikan berat badan ibu hamil perlu dipantau berdasarkan Body Mass Index (BMI). BMI dapat dihitung berdasarkan tinggi dan berat badan sebelum hamil, rumusnya BMI = (BB) / [(TB) x (TB)]. Jika kesulitan, Bunda bisa menggunakan kalkulator BMI secara online seperti di laman ini. Setelah mengetahui indeks BMI Bunda, gunakan panduan kenaikan berat badan dari Institute of Medicine (IOM). BMI ideal berkisar antara 18,5-24,9. Sedangkan kenaikan berat badan yang sehat adalah 11-16 kg sepanjang kehamilan. Artinya, setelah masa trimester pertama, kenaikan berat badan Bunda cukup 0,5 kg per minggu.
Jika BMI berada di atas 25, maka Bunda sudah terbilang overweight. Bagi ibu hamil dengan berat badan yang berlebih, kenaikan berat badan yang disarankan hanya 7-11 kg selama kehamilan. Namun, jika BMI sudah di atas 30, maka ibu hamil sudah mengalami obesitas, dan kenaikan berat badan yang dianjurkan adalah 5-9 kg. Angka ini bisa dicapai jika Bunda selalu memerhatikan tips sehat ibu hamil.
Olahraga Secara Rutin Olahraga secara rutin tidak hanya baik untuk menjaga berat badan selama kehamilan, tapi juga membantu Bunda merasa bugar dan lebih siap menghadapi persalinan. Pilihlah jenis olahraga yang berisiko rendah, seperti berjalan kaki, berenang, Yoga, dan senam ibu hamil.
Lakukan aktivitas olahraga minimal 30 menit sehari sebanyak 3 kali dalam seminggu. Ikuti juga panduan lengkapnya di laman ini ya, Bunda. Jika tak ingin bersusah payah mengembalikan berat badan ke semula usai persalinan, pastikan Bunda melakukan 4 tips sehat ibu hamil di atas dengan telaten. Semoga selalu sehat ya, Bunda. Sumber: ayahbunda.co.id doctortipster.com babycenter.com insidescience.org calculator.net

