Merangkak merupakan salah satu tahap perkembangan si kecil yang pasti dinantikan Bunda. Umumnya, bayi akan mulai belajar merangkak saat usianya mencapai 7-10 bulan. Ketika sudah bisa merangkak, ia akan begitu bersemangat menggunakan lututnya untuk menjelajahi seluruh isi rumah, bahkan keluar rumah. Akibatnya, kulit lutut si kecil berisiko menjadi kering dan menghitam. Bahkan, terkadang lututnya tampak kemerahan, lecet, dan iritasi. Bunda tentu tidak ingin hal ini terjadi.
Penyebab kulit bayi kering dan menghitam pada bagian lutut adalah gesekan dan tekanan. Ketika si kecil merangkak, lututnya mengalami gesekan dan tekanan dengan permukaan keras yang dilaluinya. Kulit lutut menjadi tebal dan lapisan kulit mati terbentuk sehingga tampak kering dan menghitam. Permukaan yang keras dan kasar juga dapat menjadi penyebab lutut si kecil mengalami lecet, iritasi, dan luka.
Nah, untuk melindungi kulit lutut si kecil yang sedang aktif- merangkak, ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan:
- Pakaikan celana panjang berbahan katun
Bahan katun alami dapat mengikuti gerakan tubuh dengan lembut sehingga dapat meminimalisir gesekan dengan kulit. Selain itu, karena katun cenderung lentur, risiko anak jatuh karena terpeleset celananya juga berkurang. Celana dengan bahan sintetis seperti polyester dan nilon umumnya lebih kasar dan dapat menyebabkan kulit si kecil mengalami iritasi saat merangkak.
- Bentangkan karpet atau selimut yang lembut
Karpet dan selimut dapat membantu mengurangi risiko lutut si kecil mengalami iritasi saat merangkak di lantai. Bentangkan karpet atau selimut di ruangan dimana si kecil banyak bermain dan beraktivitas, seperti ruang keluarga atau kamarnya.
- Cegah bayi merangkak di permukaan kasar
Permukaan semen atau bebatuan di luar rumah tidak aman bagi si kecil, karena selain keras juga dikhawatirkan ada benda tajam seperti ranting atau kerikil yang dapat melukai lutut dan tangannya. Sebagai gantinya, Bunda bisa membiarkan si kecil merangkak beberapa saat di rumput yang sudah dipastikan bersih.
- Oleskan Zwitsal Extra Care Cream
Jika lutut si kecil tampak kemerahan, Bunda dapat mengoleskan Zwitsal Extra Care Cream. Zwitsal Extra Care Cream memiliki 3 kandungan bermanfaat yaitu Zinc, Allantoin, dan Canola Oil. Zinc dapat membantu meringankan kemerahan dan iritasi ringan pada kulit si kecil. Allantoin membantu meringankan luka iritasi ringan, dan Canola Oil merupakan bahan pelembap alami yang dapat mengatasi kulit bayi kering. Bunda dapat mengoleskan Zwitsal Baby Extra Care Cream pada lutut si kecil setelah ia mandi atau ketika diperlukan.
Merangkak merupakan salah satu fase penting dalam proses tumbuh kembang bayi. Dengan kemampuan tersebut, si kecil dapat melatih kemampuan motorik sekaligus mengasah kemampuan berpikirnya untuk bereksplorasi dan belajar hal-hal baru di sekitarnya. Maka dari itu, jangan sampai masalah kulit bayi kering pada lutut mengganggu proses belajarnya tersebut, ya. Dukung si kecil merangkak dengan 4 tips di atas. Dengan perlindungan yang tepat dari Bunda, proses belajar si kecil tentu jadi lebih aman dan menyenangkan.
Sumber:
babycenter.com/0_baby-milestone-crawling_6501.bc
livestrong.com/article/490960-how-to-protect-babies-knees-when-crawling/
menmomhealth.com/home-remedies-to-get-rid-of-dark-knees-and-elbows-of-kids/
parents.com/baby/development/crawling/7-benefits-of-crawling/
Diakses pada 7 September 2016

