Waspadai Masalah Keterlambatan Bicara

30 July 2017

Ketika si kecil mengucapkan kata pertamanya tentu merupakan saat-saat yang sangat menggembirakan. Satu kata yang sederhana rasanya bisa membuat Bunda menjadi orang tua yang paling bangga. Tapi, ketika si kecil masih belum berbicara saat bayi lain seusianya sudah mulai mengoceh, apakah Bunda perlu merasa khawatir akan adanya masalah pada tumbuh kembang bayi?

Tumbuh kembang bayimemang terjadi dengan kecepatannya masing-masing. Tapi, dalam hal kemampuan berbicara bayi, ada beberapa tahapan tumbuh kembang bayi yang bisa jadi perhatian Bunda, yaitu:

  1. Sebelum usia 1 tahun, bayi mulai mengucapkan beberapa suku kata yang mudah seperti ‘ma’, ‘ba’, ‘pa’, dan lain-lain. Ocehan ini memang belum membentuk kata yang berarti, tapi merupakan langkah awal sebelum ia berbicara.
  2. Sebelum usia 15 bulan, si kecil mulai mencoba mengikuti kata yang diucapkan orang-orang di sekitarnya. Ia juga mulai mengasosiasikan kata tertentu dengan benda asli-nya, misalnya menunjuk bola sambil mengucapkan ‘bola’. Si kecil juga sudah mengerti perintah sederhana seperti “Ambil mainan itu”.
  3. Sebelum usia 2 tahun, si kecil sudah mulai merangkai beberapa kata, misalnya ‘minum susu’ atau ‘makan kue’. Ia juga sudah bisa menunjukkan anggota tubuhnya seperti tangan dan kaki.

Sedikit keterlambatan dalam perkembangan tahapan di atas bukanlah masalah. Tapi, beberapa hal berikut ini bisa jadi tanda adanya masalah dalam perkembangan kemampuan bicara si kecil, yaitu:

  1. Tidak merespon pada suara di sekitarnya, bahkan sampai usia 7 bulan
  2. Belum mengucapkan sepatah kata seperti ‘mama’ atau kata lainnya pada usia 1 tahun
  3. Tidak pernah melakukan isyarat seperti melambai dan menunjuk pada usia 1 tahun
  4. Lebih sering menggunakan isyarat seperti menunjuk atau melambai daripada bersuara pada usia 18 bulan
  5. Masih kesulitan meniru suara yang ia dengar pada usia 18 bulan
  6. Kesulitan mengerti perintah sederhana pada usia 2 tahun
  7. Hanya mengulangi suku kata atau suara tertentu terus menerus untuk berkomunikasi

Ada banyak hal yang bisa menjadi penyebab keterlambatan bicara pada si kecil, mulai dari masalah pendengaran, masalah bentuk fisik lidah anak, hingga masalah pada bagian koordinasi otaknya. Karena itu, jika Bunda melihat adanya ciri di atas yang dialami si kecil, sebaiknya Bunda segera berkonsultasi pada dokter anak.

Dalam perkembangan kemampuan berbicara si kecil, yang harus Bunda perhatikan bukan hanya kemampuannya berbicara, tapi juga kemampuan merangkai beberapa kata untuk membentuk kalimat yang bisa dimengerti, serta kemampuannya mengerti perkataan orang lain. Karena itu, selalu perhatikan tahapan tumbuh kembang bayi dengan cermat agar masalah keterlambatan bicara bisa segera ditangani. Selain itu, jangan lupa untuk memberikan stimulasi yang penting untuk perkembangan kemampuannya, ya.

Sumber: kidshealth.org/parent/growth/communication/not_talk.html asha.org/public/speech/development/parent-stim-activities.htm

Go to Top