Saat Bunda kecil dulu, Bunda mungkin sering menghabiskan sore dengan bermain bersama tetangga di sekitar rumah. Tapi bagi si kecil yang besar di jaman teknologi, masa bermain dengan aktif di luar rumah kemungkinan besar akan tergantikan oleh TV, komputer, atau gadget lainnya. Malah, kebiasaan anak kecil untuk menonton TV dan bermain komputer telah berlipat ganda sejak tahun 1999 menjadi lebih dari 7 jam per hari.
Padahal terlalu banyak menonton TV dan bermain komputer sering diasosiasikan dengan masalah sulit tidur, pola makan tidak sehat, dan obesitas. Karena jika terlalu sering menonton TV, mendorong anak untuk makan makanan tidak sehat dan berkalori tinggi yang diiklankan. The American Academy of Pediatrics menyarankan waktu maksimal menonton TV untuk anak usia sekolah adalah tidak lebih dari 2 jam.
Acara yang ditonton juga sebaiknya bersifat mendidik dan tidak mengandung unsur kekerasan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa membantu Bunda membatasi waktu menonton TV si kecil:
- Kurangi waktu menonton secara bertahap, misalnya kurangi 1 jam setiap 1 minggu.
- Jangan letakkan TV dan komputer di dalam kamar tidur si kecil. Hal ini bisa mengganggu waktu tidurnya dan membuat si kecil terlalu banyak makan, sehingga meningkatkan resiko obesitas. Selain itu, TV dan komputer dalam kamar tidur si kecil akan mempersulit Bunda memonitor durasi si kecil menonton TV dan jenis tayangan apa yang dia tonton.
- Tetapkan jadwal menonton TV yang harus diikuti si kecil. Usahakan agar si kecil tidak menonton TV sambil makan atau sejam sebelum waktu tidur. Setelah peraturan ditetapkan, ikuti peraturan tersebut dengan konsisten.
- Tutupi TV dan komputer dengan selimut atau simpan TV dalam lemari TV saat sedang tidak digunakan.
- Dorong si kecil untuk melakukan hal lain yang lebih mendidik seperti membaca, bermain puzzle, bermain aktif di luar rumah, dan lain-lain.
Dengan membatasi waktu menonton TV dan bermain komputer, si kecil jadi memiliki lebih banyak waktu untuk belajar dengan bermain dan berinteraksi dengan Bunda atau teman sebayanya.
Sumber: http://www.webmd.com/parenting/raising-fit-kids/recharge/kids-screen-time?page=1

