Selama kehamilan, ibu hamil memang cenderung lebih cepat lelah. Tapi, bukan berarti Bunda harus berhenti beraktivitas dan menghindari olahraga, lho. Olahraga ringan seperti berjalan, renang, serta senam hamil tetap disarankan untuk ibu hamil untuk menjaga stamina, melatih otot tubuh, serta membantu mengatasi dan mencegah beberapa masalah seperti sakit punggung, sulit buang air besar, dan lain-lain. Ketika stamina terjaga dan otot tubuh terlatih, maka proses persalinan pun diharapkan akan berjalan dengan lebih lancar.
Selain manfaat di atas, olahraga selama kehamilan ternyata juga memberikan stimulasi bagi otak bayi dalam kandungan Bunda. Penelitian terbaru menemukan bahwa olahraga selama 20 menit minimal 3 kali dalam seminggu selama kehamilan dapat membantu meningkatkan aktivitas otak janin sehingga bayi dari ibu hamil yang lebih aktif berolahraga selama kehamilan akan terlahir dengan otak yang berkembang dengan lebih baik.
Selain bermanfaat pada perkembangan otak bayi, olahraga selama kehamilan juga membantu sistem kardiovaskular bayi. Ketika detak jantung ibu hamil meningkat selama berolahraga, maka detak jantung bayi dalam kandungannya pun akan meningkat. Akibatnya, para ahli berpendapat bahwa bayi dari ibu hamil yang tetap aktif berolahraga selama kehamilan memiliki sistem kardiovaskular yang lebih baik dibandingkan bayi dari ibu hamil yang jarang berolahraga.
Dengan manfaat ini, olahraga selama kehamilan bisa dibilang merupakan salah satu jenis stimulasi dini yang Bunda berikan kepada si kecil sejak dini. Meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk berolahraga memberikan manfaat pada perkembangan otak si kecil, tak berbeda dengan stimulasi lain seperti memperdengarkan musik, membacakan cerita untuk si kecil, dan lain-lain.
Durasi olahraga yang disarankan oleh The American College of Obstetricians and Gynecologists adalah 30 menit olahraga ringan hingga menengah selama sekitar 30 menit setiap hari. Tapi tentu saja, Bunda harus tetap menjalani olahraga selama kehamilan dengan berhati-hati. Jangan memaksakan diri untuk berolahraga bila tubuh terasa sakit, ya. Selain itu, jika kehamilan Bunda termasuk kehamilan yang berisiko tinggi, sebaiknya Bunda berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan Bunda untuk menentukan olahraga yang sesuai dengan kondisi kehamilan Bunda.
Sumber:
http://abcnews.go.com/blogs/health/2013/11/11/exercise-during-pregnancy-can-boost-your-babys-brain/
http://well.blogs.nytimes.com/2013/11/20/mothers-exercise-may-boost-babys-brain/

