Saat si Kecil Ngamuk

30 July 2017

Ada kalanya si kecil marah-marah dan mengamuk tanpa bisa bunda kendalikan. Saat si kecil bertingkah tantrum seperti ini, bunda harus tetap bersikap tenang dan bisa mengendalikan diri. Penyebab tantrum:

  1. Tidak mendapat yang diinginkan
  2. Marah pada seseorang (teman main) tapi tidak tahu bagaimana mengatasi perasaannya
  3. Tidak puas terhadap sesuatu hal dan tidak dapat mengatasi perasaannya
  4. Tidak suka saat diminta melakukan sesuatu dan tidak bisa mengatasi rasa enggannya

Saat si anak tantrum, biasanya ia akan ngambek, menangis, menjerit, menendang bahkan melakukan hal yang dapat membahayakan dirinya. Bila ia marah pada seseorang, seperti teman mainnya, ia akan menjadi agresif, mem-bully atau bersikap tidak bersahabat saat bermain. Untuk menghadapi si kecil, sebaiknya bunda melakukan hal-hal ini:

  1. Beri ia kesempatan untuk meluapkan emosi
  2. Hindari mengekang
  3. Beri pelukan lembut dan bisikan kata-kata yang menenangkan
  4. Bersikap konsisten atau tidak mengabulkan keinginannya hanya agar ia berhenti ngamuk
  5. Tetap awasi dan bertindak apabila dia mulai melakukan hal yang berbahaya
  6. Apabila ia marah pada seseorang, coba ucapkan kata-kata yang bisa membantu mengekspresikan perasaannya
  7. Hindari memarahi dan melakukan kekerasan fisik untuk mendisiplinkan si kecil
  8. Bicara saat si kecil sudah selesai ngamuk/tantrum, ajak ia membuka dan menyalurkan perasaannya
  9. Kenali keinginan dan kebutuhan si kecil. Beri perhatian pada si kecil, sebaiknya bunda tidak sibuk atau asyik sendiri
  10. Apabila bunda tidak menahan emosi, sebaiknya jauhi dulu dan tenangkan diri dulu.

Sumber: Ayahbunda

Go to Top