Inilah Hal yang Ayah Lakukan Saat Merawat si Kecil

30 July 2017

Peran Ayah dan Bunda dalam perawatan dan tumbuh kembang bayi sebenarnya saling melengkapi. Tak ada figur yang lebih penting daripada yang lainnya, karena baik Ayah maupun Bunda memiliki peran masing-masing dalam merawat dan membesarkan si kecil.

Itu sebabnya, belakangan ini para ayah semakin didorong untuk berperan lebih aktif dalam perawatan bayi dan menunjukkan kasih sayang ayah pada si kecil dengan lebih leluasa, contohnya dalam kampanye Tantangan Ayah Luar Biasa yang dilakukan oleh Zwitsal.Tapi, sebenarnya apa saja manfaat yang bisa didapatkan bila Ayah lebih berperan aktif dalam perawatan si kecil? Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

  1. Kasih sayang ayah yang tercurah pada si kecil dapat membantu menurunkan risiko keterlambatan kemampuan kognitif bayi. Anak yang dirawat secara aktif oleh ayahnya juga memiliki nilai yang lebih baik dalam tes kognitif dan tes kemampuan berbahasa dibandingkan anak dengan ayah yang tidak terlibat secara aktif dalam perawatannya.
  2. Ayah yang aktif dalam kegiatan perawatan anak cenderung membesarkan anak yang meraih kesuksesan lebih baik dalam karirnya.
  3. Peran aktif ayah dalam perawatan bayi diasosiasikan dengan kemampuan sosial dan berbahasa anak sehingga anak memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami konflik dengan teman sebayanya dan orang lain.
  4. Ayah yang aktif berperan dalam merawat anaknya dianggap mampu mengurangi tingkat perilaku bermasalah pada anak dan remaja, seperti kekerasan pada remaja serta masalah pelanggaran hukum.
  5. Keterlibatan dan kasih sayang ayah diasosiasikan dengan karakter positif pada anak, seperti empati, rasa percaya diri, dan kemampuan sosial yang baik.
  6. Anak usia 3 tahun yang mendapat perawatan aktif dari ayahnya memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan anak lain yang tidak memiliki ayah yang aktif dalam merawat anaknya.
  7. Anak dengan ayah yang aktif merawat anaknya cenderung lebih bahagia dan memiliki risiko lebih rendah mengalami masalah seperti depresi dan stres.

Tentu saja, poin-poin di atas tidak menggantungkan semua keberhasilan si kecil pada peran aktif Ayah. Misalnya, bisa saja seorang anak tetap memiliki prestasi di sekolah walaupun tidak memiliki ayah yang aktif dalam merawat anak-anaknya. Tapi, penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki ayah yang aktif dalam aktivitas perawatan anak biasanya memiliki sifat dan karakteristik positif yang disebutkan di atas. Jadi, ayo ikut merawat si kecil! Semuanya demi menumbuhkan karakteristik positif serta mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil.  

Sumber:

cfuf.org greatergood.berkeley.edu

Go to Top