Zwitsal | Bolehkah Ibu Hamil Makan Ikan Lele

30 July 2017

Beberapa hal yang sering kita dengar mengenai lele adalah ikan yang kotor dan tidak sehat. Ya, memang tidak sehat, kalau mengolahnya dengan minyak goreng yang telah dipakai berulang-ulang sampai warnanya gelap atau keruh. Ya, memang kotor apabila dibeli dari tempat yang tidak terjamin kebersihannya. Namun, apabila kita membeli lele segar dan dari penjual yang menjaga kebersihan kolam atau tambaknya, serta membersihkan dengan benar sebelum mengolahnya, dan memasaknya dengan minyak goreng baru yang masih jernih, ikan lele merupakan salah satu super food, lho. Kok, bisa? Ya, inilah manfaat mengonsumsi ikan lele:

Rendah Kalori dan Lemak

Bila Bunda tidak menginginkan kelebihan berat badan terlalu banyak saat sedang mengandung, namun tetap menginginkan buah hatinya berkembang sehat, maka lele merupakan pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dari daging putih. Sebab, lele hanya mengandung 122 kalori dan 6,1 g lemak per 50 gramnya. Normalnya, wanita hanya membutuhkan 300 hingga 500 kalori per hari. Sehingga, lele merupakan makanan aman untuk menjaga kadar lemak dalam tubuh.

Selain itu, lele juga mengandung lemak jenuh sebesar 2 g per 50 gramnya. Dihimbau kepada Bunda untuk tidak mengonsumsi minyak jenuh tidak lebih dari 16 gram perhari sebab dapat memicu masalah kesehatan. Konsumsilah dalam takaran normal saja.

Mengandung Asam Lemak

Ikan lele mengandung asam lemak jenis omega 3 dan 6 yang dapat menstimulasi otak bayi. American Heart Association mengatakan mengonsumsi lele baik untuk meningkatkan asupan omega 3 dan 6 yang baik untuk perkembangan otak si kecil. Sebelum dimasak, alangkah lebih baiknya untuk membersihkan lele hingga bersih dari bakteri-bakteri, dan masaklah secara menyeluruh untuk memastikan kuman dan bakterinya mati.

Mengandung Protein Lengkap

Dalam 15,6 gram protein yang terkandung pada ikan lele menyediakan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh Bunda dan si kecil. Protein pada jenis ikan ini membantu menguatkan otot dan meningkatkan kekebalan tubuh. Bunda juga bisa menggunakan protein dalam ikan lele sebagai pengganti karbohidrat pembangkit energi saat mulai kelelahan. Bagi bayi dalam kandungan, protein sangat baik untuk membentuk jaringan tubuhnya.

Sumber Vitamin B12

Mengonsumsi satu porsi ikan lele mengandung vitamin B12 yang cukup dibutuhkan oleh tubuh. Vitamin B12 dalam ikan ini sangat baik sebagai pembangkit energi, terutama untuk Bunda yang mudah lelah, sehingga membutuhkan banyak energi. Selain itu, vitamin B12 juga berfungsi untuk kesehatan saraf. Satu lagi hal yang tidak perlu dikhawatirkan, lele hidup di air tawar, sehingga tidak mengandung merkuri. Jadi, sekarang tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi, karena kami sudah menjawab rasa penasaran Bunda dari mitos-mitos yang ada. Selamat menikmati pecel lele favorit Bunda!


Sumber http://seafoodhealthfacts.org/sh-more-pregnant.php https://www.sciencenews.org/blog/growth-curve/pregnant-women-hook-calculating-risks-benefits-fish

Go to Top