Kulit bayi masih sangat sensitif, dan jika mengalami kontak berlebih dengan permukaan lain seperti gesekan kuat dengan kulit orang dewasa, kulit bayi akan mengalami luka. Maka dari itu, ketika memijat si kecil sebaiknya Bunda menggunakan minyak agar gesekan menjadi lebih ringan dan sentuhan antara kedua kulit tetap aman. Minyak bersifat melicinkan permukaan kulit sehingga kontak sentuh yang licin memudahkan Bunda melakukan gerakan urut yang tentu akan membuat si kecil merasa nyaman.
Memilih minyak untuk memijat si kecil harus dilakukan secara saksama. Adakalanya kulit bayi alergi terhadap kandungan tertentu. Untuk itu, Bunda harus menyesuaikan dan memilih minyak yang cocok untuk memijat si kecil, dan berikut adalah beberapa jenis minyak serta kandungannya;
- Olive oil Olive oil merupakan minyak yang dihasilkan dari pemrosesan buah zaitun murni tanpa tambahan senyawa lain. Olive oil mengandung vitamin E yang sangat tinggi, beraroma lembut, dan tidak akan menghasilkan bau yang tidak sedap dalam waktu yang relatif lebih lama.
- VCO (Virgin Coconut Oil) VCO adalah minyak yang berasal dari daging buah kelapa yang diolah dengan proses pemisahan alami tanpa pemanasan. VCO mampu berperan sebagai antikuman dan beraroma sedap yang dapat berfungsi sebagai terapi aroma yang menyenangkan.
- Minyak kelapa dan minyak kelapa sawit Minyak kelapa diperoleh melalui pemanasan sari kelapa. Minyak kelapa bersifat alami dan beraroma harum buah kelapa namun mudah teroksidasi sehingga cepatmenghasilkan bau yang tidak sedap. Apabila tidak segera dibersihkan, akan mengganggu kesehatan kulit. Di sisi lain, minyak kelapa sawit diperoleh dari buah kelapa sawit. Minyak ini hampir sama seperti minyak VCO dan minyak kelapa, namun minyak kelapa sawit sering dipakai sebagai minyak pencampur atau pelarut. Contohnya adalah pelarut bawang merah atau ditambahkan minyak kayu putih. Jika teroksidasi, minyak kelapa sawit akan menimbulkan bau tidak sedap.
- Minyak telon Minyak telon merupakan campuran dari tiga bahan minyak, yaitu minyak adas, minyak kayu putih, dan minyak kelapa. Minyak telon juga dapat digunakan untuk memijat. Selain itu, minyak telon juga dapat membantu meredakan perut kembung, masuk angin, memberikan rasa hangat pada tubuh bayi, serta memiliki aroma yang khas. Pilihlah minyak telon yang sudah teruji hypo allergenic sehingga aman dan tidak akan menimbulkan iritasi terhadap kulit si kecil.
Dilihat dari penjelasan beberapa jenis minyak di atas, minyak telon adalah pilihan yang paling cocok untuk si Kecil. Selain sudah diformulasi khusus untuk bayi, minyak telon juga mudah didapat dan memiliki manfaat yang lebih bagi si kecil. Nah, jika Bunda sudah menentukan minyak mana yang akan digunakan untuk memijat si kecil, untuk mengetahui panduan lengkap Pijat Sehat untuk si kecil. Selamat memberikan pijatan terbaik untuk si kecil!
Sumber:
Hisyam, Aien. 2013. Pembahasan Lengkap Zwitsal Baby Spa. Jakarta: PT Unilever Indonesia.
Subakti, Yazid S.Si., Deri Rizki Anggarani S.Gz. 2008. Keajaiban Pijat Bayi dan Balita. Jakarta: PT Wahyu Media.

