Zwitsal | Menjaga Kesehatan Kulit Bayi yang Sensitif

30 July 2017

Kulit bayi yang terlihat ketika ia lahir baru berkembang sempurna pada trimester akhir kehamilan Bunda. Itulah sebabnya mengapa kulit bayi masih sangat sensitif, terutama bila dibandingkan kulit orang dewasa. Kesehatan kulit si kecil merupakan bagian penting dari kesehatan bayi. Iritasi kulit ataupun masalah kulit lainnya yang dialami si kecil tentu akan mengganggu aktivitasnya. Bagaimanakah cara menjaga kesehatan kulit sensitif si kecil?

Lindungi dari Sinar Matahari Kulit yang terbakar matahari tidak hanya akan mengganggu aktivitas, tetapi juga kesehatan bayi. Karena itu, Bunda harus melindungi kulit bayi dari sinar matahari. Apalagi kulit bayi memproduksi lebih sedikit melanin dibandingkan orang dewasa, sehingga lebih rentan terhadap sinar matahari dan lebih mudah terbakar matahari. Karena itu, hindari si kecil dari paparan sinar matahari intensitas tinggi yang terlalu lama. Krim tabir surya bisa jadi pilihan untuk bayi di atas 6 bulan . Tapi untuk bayi di bawah umur 6 bulan, bahan kimia dari tabir surya bisa berbahaya. Jadi, untuk bayi yang berumur lebih kecil dari 6 bulan, lindungi kulitnya dengan pakaian yang menyerap keringat, dan jaga agar dia tidak berada di luar ruangan terlalu lama.

Untuk bayi berumur lebih dari 6 bulan, pilihlah tabir surya dengan SPF besar (minimal SPF 30) yang melindungi kulit dari UV A dan UV B. Gunakan juga tabir surya dengan zinc oxide

atau titanium oxide

yang cenderung tidak menimbulkan reaksi alergi.

Lindungi dari Bahan Kimia Berlebih Pilihlah produk bayi yang terbuat dari bahan alami dan hindari produk bayi yang terbuat dari berbagai macam bahan kimia. Pewangi yang terkandung dalam produk bayi juga sebaiknya dihindari, karena allergen dalam pewangi dikenal sebagai penyebab utama alergi dan bisa membuat kulit bayi menjadi kering. Hal ini memang bukan berarti bahan natural tidak akan menyebabkan reaksi alergi sama sekali. Tapi, paling tidak risikonya lebih kecil dibandingkan produk bayi yang terbuat dari berbagai macam bahan buatan.

Detergen yang Bunda gunakan untuk mencuci baju si kecil juga perlu Bunda perhatikan, karena detergen bisa tertinggal pada baju si kecil dan mengganggu kulitnya. Bila kulit si kecil mulai memerah dan teriritasi, Bunda bisa mencoba mengganti detergen si kecil.

Kesehatan kulit bayi sangat berhubungan dengan kesehatan bayi. Kalau kulitnya sehat, bayi pun akan lebih nyaman beraktivitas. Jadi, ayo kita lindungi kulit sensitif si kecil dari paparan lingkungan di sekitarnya.

Sumber:

http://children.webmd.com/environmental-exposure-head2toe/infant-skin

http://children.webmd.com/environmental-exposure-head2toe/infant-skin?page=2

http://www.parenting.com/article/baby-skin-tips

http://health.howstuffworks.com/skin-care/information/skin-types/5-differences-adult-and-baby-skin1.htm

Go to Top