Zwitsal | Mengembangkan Kecerdasan Naturalis pada Anak

30 July 2017

Dalam menjalani kehidupannya, seseorang membutuhkan lebih dari kepintaran akademis seperti kemampuan berhitung dan berbahasa. Itulah sebabnya, kemampuan manusia untuk berinteraksi dengan lingkungannya juga jadi bagian dalam kecerdasan majemuk, seperti kemampuan manusia untuk berinteraksi dengan orang lain (kecerdasan interpersonal) serta kemampuan manusia untuk menghubungkan elemen-elemen pada alam di sekitarnya (kecerdasan naturalis).

Kecerdasan naturalis merupakan kemampuan yang membantu manusia pada jaman dulu untuk mengenali tumbuhan yang bisa dikonsumsi dan tidak. Kecerdasan ini juga membantu manusia untuk mengenali pola dan perubahan pada lingkungan mereka sehingga mereka bisa beradaptasi dan bertahan hidup. Karena itulah, stimulasi pada kecerdasan naturalis anak sama pentingnya dengan stimulasi kecerdasan majemuk lainnya. Anak dengan kecerdasan naturalis biasanya memiliki kemampuan persepsi yang baik untuk melihat perubahan yang terjadi di lingkungannya.

Selain itu, anak dengan kecerdasan naturalis juga suka membaca dan mengkoleksi benda-benda dari alam, misalnya bebatuan, kerang, serangga, dan lain-lain. Mereka suka menghabiskan waktu di luar ruangan dan mengeksplorasi alam dengan bebas. Tapi, bagaimana cara orang tua dan guru memberikan stimulasi pada kecerdasan naturalis anak? Beberapa hal yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk mengembangkan kecerdasan naturalis anak adalah:

  1. Ajak anak menanam pohon atau tanaman lain di rumah. Kalau rumah Bunda tak memiliki halaman yang cukup luas, menanam bunga di pot pun bisa dilakukan. Biarkan anak menyiram dan merawat tanaman tersebut, dan dorong ia untuk mencatat perkembangan tanaman tersebut di sebuah jurnal. Hal ini juga membantu menstimulasi kecerdasan linguistiknya, lho.
  2. Ajak anak berjalan-jalan di alam bebas dan tunjukkan berbagai spesies tumbuhan dan binatang kepada anak. Kalau perlu, anak juga bisa didorong untuk mengidentifikasi binatang yang ia temui sesuai dengan yang ia baca di buku. Berkemah bersama keluarga juga seru, lho.
  3. Ajak anak berkunjung ke museum dan planetarium untuk mengenalkan anak kepada alam dan lingkungan di sekitarnya.

Dengan semakin banyaknya permainan yang menarik anak untuk duduk di depan layar komputer, TV, atau gadget yang canggih, stimulasi kecerdasan naturalis tak jarang jadi hal yang mudah dilupakan. Padahal, kecerdasan ini tak kalah pentingnya dengan kecerdasan majemuk lain yang dimiliki anak, lho. Apalagi, banyak cara sederhana yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk mengembangkan kecerdasan naturalis anak sehingga anak tumbuh menjadi individu yang tak hanya pintar secara akademis, tapi juga mampu menghargai dan menjaga lingkungannya.  

Sumber: greenhearted.org thesecondprinciple.com

Go to Top