Sebagai orang tua, Ayah dan Bunda tak hanya berperan sebagai orang yang merawat dan membesarkan si kecil. Ayah dan Bunda juga harus membangun kepribadian si kecil serta menanamkan nilai-nilai yang diperlukan anak untuk menjadi pribadi yang membanggakan. Jadi, anak tak hanya tumbuh sebagai pribadi yang pintar, tapi juga memiliki empati, rasa percaya diri, serta sifat positif lainnya yang akan ia perlukan untuk membangun kehidupannya.
Salah satu sikap positif yang perlu ditanamkan pada anak adalah disiplin. Penanaman sikap ini perlu dilakukan pada anak sejak dini oleh kedua orang tua. Sebagai kepala keluarga, Ayah tentu punya peran penting dalam mengatur arah dan cara penanaman kedisiplinan pada anak. Hubungan yang kuat dan dekat antara ayah dan anak bisa jadi dasar penting dari penanaman kedisiplinan. Namun, ada beberapa hal yang perlu Ayah ingat saat mengajarkan nilai baik ini pada anak:
- Hindari hukuman fisik Hukuman fisik seperti memukul selain tidak efektif, juga akan merusak hubungan ayah dan anak serta mengajarkan anak bahwa penggunaan kontak fisik untuk mengatasi konflik adalah hal yang wajar.
- Tetap konsisten dalam menjalankan peraturan Setelah Ayah menetapkan suatu peraturan yang harus dijalankan si kecil, pastikan bahwa peraturan tersebut juga dijalankan oleh Bunda serta anggota keluarga lainnya.
- Tak perlu ‘menyuap’ si kecil Jangan menjanjikan imbalan atau hadiah pada si kecil bila ia menjalankan suatu peraturan tertentu. Hal ini tidak efektif karena anak bisa sengaja berperilaku buruk demi mendapatkan ‘upah’ yang akan ia dapatkan bila ia mengubah perilakunya tersebut.
- Hindari membandingkan si kecil dengan anak lain Tak jarang orang tua membandingkan anaknya dengan anak lain dengan harapan anak akan termotivasi untuk memperbaiki perilakunya. Padahal, tiap anak adalah pribadi yang unik dengan sifat dan minat yang berbeda, sehingga Ayah tak bisa membandingkan satu anak dengan anak lainnya. Selain itu, membandingkan si kecil dengan anak lain hanya akan menumbuhkan rasa benci atau tidak percaya diri pada si kecil.
Kedisiplinan dapat mulai diajarkan sejak anak berusia 1 tahun. Menurut psikolog Deborah Roth Ledley, pengajaran disiplin pada anak usia 1 tahun sebaiknya lebih menekankan pada pengajaran batasan perilaku yang baik. Salah satu metode yang bisa Ayah lakukan untuk menanamkan disiplin sekaligus menjaga hubungan ayah dan anak adalah positive parenting. Bila dilakukan sejak dini, penanaman sifat disiplin akan menjadi salah satu dasar untuk pembangunan kepribadian anak yang positif. Sumber: fatherhood.about.com parents.com

