Memilih Musik Terbaik untuk Anak

30 July 2017

Pijat bayi punya banyak manfaat bagi bayi, baik bila dilakukan oleh Ayah maupun oleh Bunda. Manfaat pijat bayi juga semakin bertambah jika Ayah memijat si kecil sambil melakukan hal-hal yang menstimulasinya, misalnya mengajak si kecil berbicara. Hal lain yang juga bisa Ayah lakukan saat melakukan pijat bayi adalah memutar musik untuk si kecil.

Neurosains menunjukkan bahwa stimulasi musik pada bayi akan mendukung kemampuan mendengar dan berbahasanya. Musik juga mengasah kreativitas bayi dan memberi manfaat positif pada kemampuan problem solving-nya. Tapi, musik seperti apa yang sebaiknya Ayah perdengarkan pada si kecil? Ternyata, Ayah bisa memperdengarkan berbagai jenis musik yang berbeda pada bayi. Menurut Lili Levinowitz dari Rowan University di New Jersey, variasi musik akan membantu anak untuk belajar dengan lebih baik. Anak bisa membandingkan perbedaan nada, ritme, dan elemen musik lainnya pada tiap jenis musik.

Biasanya, musik klasik sering dianggap dapat membantu meningkatkan IQ dan kepintaran anak, tapi musik jazz, pop, serta jenis musik lain yang disukai Ayah pun boleh diperdengarkan pada si kecil. Tapi tentu saja ada batasan musik yang bisa diperdengarkan pada bayi. Menurut Eric Rasmussen dari Peabody Institute di Baltimore, Amerika Serikat, lagu dengan lirik yang tak cocok untuk anak-anak sebaiknya tidak Ayah perdengarkan pada si kecil. Ingin agar manfaat musik semakin terasa oleh si kecil? Jangan hanya memperdengarkan musik pada si kecil.

Manfaat musik akan semakin optimal kalau si kecil tak hanya mendengarkan musik, tapi juga memainkan musik. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles, pada 25,000 orang pelajar menunjukkan bahwa pelajar yang pernah belajar musik memiliki nilai rata-rata ujian yang lebih tinggi dibandingkan pelajar yang tidak pernah mempelajari musik sama sekali. Sebagai pengenalan, si kecil tak memerlukan alat musik yang ‘serius’ seperti gitar atau piano. Saat melakukan pijat bayi, Ayah bisa memberi si kecil mainan yang berbunyi saat digerakkan. Ayah juga bisa ikut menggerakkan mainan tersebut sesuai dengan irama musik yang Ayah putarkan untuk si kecil.

Mendengarkan dan memainkan musik memang memberikan banyak manfaat bagi si kecil. Tapi, yang penting adalah interaksi antara si kecil dengan Ayah. Manfaat dari interaksi dan hubungan yang erat antara si kecil dengan orang tuanya tentu akan lebih besar.   Sumber: pbs.org scientificamerican.com greatergood.berkeley.edu

Go to Top