Zwitsal | Kenali Beberapa Masalah Kulit pada Bayi

30 July 2017

Saat si kecil lahir, bunda pasti membayangkan kulit si kecil yang mulus dan tampak sehat. Padahal, di hari-hari pertama si kecil lahir, kulitnya tidak semulus yang bunda harapkan. Jangan kaget jika muncul jerawat kecil-kecil pada kulit si kecil. Tenang saja bunda, kondisi ini tidak akan berlangsung lama, kok. Sebelum panik, coba yuk kenali beberapa kondisi kulit yang umum terjadi pada bayi baru lahir:

  1. Cradle cap Tampak seperti sisik atau kerak tebal kekuningan yang timbul di kulit kepala, alis, dan belakang telinga (dikenal juga sebagai dermatitis seboroik). Cradle Cap ini umumnya akan hilang dengan sendirinya. Namun bunda dapat mempercepat proses pengelupasannya dengan cara mengoleskan sedikit baby oil ke kulit kepala bayi, kemudian mengusapnya dengan sikat berbulu lembut atau sikat gigi bayi.
  2. Jerawat Bentuknya seperti titik-titik kecil berwarna putih atau kekuningan dengan kulit di sekitarnya berwarna kemerahan. Jerawat dapat timbul di wajah, punggung, dada, dan perut. Tak ada perawatan khusus, seiring dengan bertambahnya usia si bayi, jerawat ini biasanya akan hilang dengan sendirinya.
  3. Milia dan miliaria Milia adalah bintik-bintik putih kecil yang tampak di hidung, dahi, dan pipi; sedangkan miliaria tampak sebagai bintik putih yang berisi cairan (seperti lepuh) dan memiliki bercak di sekitarnya. Keduanya timbul karena kelenjar keringat bayi belum berfungsi maksimal untuk mengatur suhu tubuhnya. Yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kulitnya tetap kering dan bersih. Untuk mengatasi kondisi biang keringat, bisa juga dengan menaburkan bedak bayi yang mengandung Zinc. Namun sebelum menaburkan bedak, pastikan kulit si kecil sudah benar-benar kering. Selalu ganti baju si kecil secara teratur kalau si kecil mudah berkeringat.
  4. Erythema toxicum Tampak sebagai bercak-bercak merah dengan benjolan berwarna putih kekuningan di tengah. Kadang-kadang tampak mirip seperti bekas gigitan serangga. Benjolan akan mengempis beberapa hari setelah lahir, dan hilang tanpa bekas dalam waktu seminggu atau lebih. Hindari menyentuh atau memecahkanbenjolan dengan sengaja.

Sumber: Parenting Indonesia zwitsal.co.id

Go to Top