Ada kalanya si kecil bersikap rewel dan menangis terus tanpa bisa dihibur. Saat si kecil bersikap seperti ini, bunda tentu jadi ikut senewen. Jangan keburu marah dan kesal dulu, si kecil rewel pasti ada penyebabnya:
- Ditinggal pergi oleh Bunda. Tentu saja si kecil akan rewel kalau orang terdekatnya tidak ada. Berada di pelukan bunda atau di sekitar bunda merupakan tempat paling aman bagi si kecil. Jadi, kalau ia menangis terus karena bunda sedang pergi, itu adalah hal yang wajar. Sebelum bunda pergi, katakan padanya bunda akan kembali setelah selesai dengan urusannya, tepati janji bunda dan jangan pernah pergi secara diam-diam. Yang paling penting lagi, bersikap lah tenang agar si kecil juga merasa bahwa ia akan berada di tempat yang aman juga bersama pendampingnya yang lain walaupun bunda tidak mendampingi.
- Berjumpa dan berhadapan dengan orang baru. Sampai usia 2 tahun biasanya si kecil akan selalu merasa tidak nyaman apabila bertemu dengan orang baru. Tidak perlu dipaksa, si kecil memang butuh waktu untuk mengenal orang baru tersebut. Yang perlu bunda lakukan adalah tetap mengenalkan si kecil pada si kenalan baru dan perlihatkan sikap baik dan ramah pada si kenalan baru.
- Tidak bisa ngomong. Si kecil ingin menyampaikan sesuatu/ keinginan tapi belum bisa ngomong dan bunda tidak menangkap keinginannya, hal ini tentu bisa bikin si kecil frustasi. Menangis adalah cara menunjukkan kekesalannya. Ajak bicara, tanyakan perlahan-lahan, biasanya suara lembut dan digendong dalam dekapan bunda pun dapat menenangkan si kecil. Coba cek juga popoknya, mungkin sudah basah atau dia memang sedang lapar dan ingin menyusui.
- Sakit. Rasa tidak nyaman pada tubuhnya juga bisa menyebabkan si kecil menangis terus tanpa terhiburkan. Mungkin bunda tidak bisa menghilangkan rasa sakit yang si kecil rasakan, namun paling tidak bunda bisa memberinya kenyamanan dengan cara menimang dan menggendongnya. Berada dalam pelukan bunda memang cara paling ampuh menenangkan si kecil yang sedang sakit.
- Lelah dan Mengantuk. Kalau sudah lelah dan mengantuk, apa saja salah bagi si kecil. Hentikan kegiatan yang sedang dilakukan bersama si kecil dan bawa ia keluar dari kebisingan dan kesibukan yang ada di sekelilingnya. Saat mengantuk, si kecil tentu hanya ingin berada dalam ketenangan bersama bunda.
Yang paling penting lagi, jangan memberi label “si cengeng” pada anak yang suka menangis. Memberi label pada si kecil hanya akan membuat si kecil tumbuh menjadi individu sesuai label tersebut. Jadi, saat si kecil menangis, cari dulu penyebabnya, tak mungkin ia menangis tanpa alasan, kan?
Sumber:
Ayahbunda

