Menurut penelitian yang telah banyak dilakukan, kecerdasan kognitif anak hanya akan berpengaruh sebesar 20% terhadap keberhasilannya kelak, sedangkan kecerdasan emosionalnya dapat berpengaruh sebesar 80%. Berdasarkan hasil temuan tersebut, pengelolaan emosi anak tentu sangat penting dilakukan sedini mungkin karena emosi anak akan berkembang dan mencapai kematangannya pada usia anak-anak, remaja, hingga dewasa. Pengelolaan emosi yang baik pada anak mampu meningkatkan kecerdasan emosinya, kesehatan fisik dan mentalnya, hingga membantunya beradaptasi di dalam sosial.
Ketidakmampuan anak dalam mengekspresikan dan mengendalikan emosinya akan berpengaruh pada kesehatan mental dan fisiknya. Maka dari itu, stimulasi pengendali emosi anak sangat perlu dilakukan sejak bayi. Jika rangsangan ini dilakukan sedini mungkin, saat anak memasuki usia balita, ia akan dapat mudah menstabilkan emosinya.
Stimulasi bayi yang dilakukan melalui baby spa dengan rangsangan saraf olfaktori dapat berpengaruh baik bagi perkembangan pengendali emosi di otak si kecil. Aktivitas baby spa yang secara rutin dilakukan sejak si kecil baru lahir akan membentuk kecerdasan serta kematangan sarafnya secara maksimal ketika ia memasuki usia belajar. Mengapa stimulasi area pengendali emosi perlu dilakukan? Emosi memegang peranan penting dalam penyesuaian diri anak. Hal yang menghambat perkembangan emosional anak dapat berpengaruh pada penyesuaian diri anak, baik pribadi maupun sosialnya.
Apabila stimulasi bayi diberikan pada si kecil secara rutin hingga ia berusia satu tahun, saat beranjak balita ia dapat belajar mengidentifikasi emosinya, mengeskpresikan perasaannya, menunda ledakan emosinya, memperkirakan tingkat emosinya, membedakan antara perasaan dan tindakan, serta mengendalikan emosinya. Perkembaangan otak, fisik, serta emosional anak yang diberi stimulasi sejak dini tentu akan berbeda dengan anak yang tidak pernah diberi stimulasi.
Bunda bisa berkunjung ke www.zwitsal.co.id untuk mengetahui panduan stimulasi bayi dengan Zwitsal Baby Spa untuk kematangan dan rangsangan olfaktori yang akan memengaruhi area pengendali emosi di otak si kecil secara optimal. Yuk Bunda, beri si kecil stimulasi sedini mungkin pada area pengendali emosi di otaknya demi kecerdasannya kelak.
Sumber:
Hisyam, Aien. 2013. Pembahasan Lengkap Zwitsal Baby Spa. Jakarta: PT Unilever Indonesia. Mulyadi, Seto. 2004. Membantu Anak Balita Mengelola Amarahnya.Jakarta: Erlangga.

