Kenali 6 Penyebab Biang Keringat Si Kecil

30 July 2017

Biang keringat atau yang disebut juga miliaria adalah gangguan kulit yang sangat umum terjadi pada bayi dan anak. Namun, perlu Bunda ketahui bahwa biang keringat pada bayi dan anak sebenarnya bisa dicegah dan diatasi dengan lebih mudah jika Bunda paham penyebabnya. Karena itu, sebelum mencari obat biang keringat yang tepat, mari kenali terlebih dahulu apa saja hal-hal yang bisa menjadi pemicu biang keringat. Penyebab biang keringat bisa berasal dari faktor luar dan faktor dalam tubuh si kecil. Berikut ini 6 faktor penyebab biang keringat tersebut:

Kenali 6 Penyebab Biang Keringat Yang Terjadi Pada Si Kecil

  1. Saluran kelenjar keringat yang belum matang. Karena kelenjar bayi belum sepenuhnya berkembang, kulitnya pun menjadi lebih rentan terhadap keringat. Masalah ini biasanya terjadi saat cuaca panas atau saat si kecil memakai pakaian yang terlalu tebal dan tidak menyerap keringat.
  2. Demam. Bayi atau anak yang mengalami demam dan terus-terusan berada di tempat tidur dapat mengalami ruam dan biang keringat. Karena itu, ketika demam, tubuh anak perlu dilap dengan handuk hangat agar pori-pori kulitnya terbuka dan tidak tersumbat oleh keringat. Selain itu, si kecil yang tengah mengalami demam tidak perlu dipakaikan baju tebal yang berlapis-lapis, melainkan pakaikan baju yang nyaman dan dapat menyerap keringat
  3. Cuaca panas. Semakin panas cuaca dan semakin banyak keringat, maka resiko biang keringat pada bayi dan anak pun semakin besar. Karena itu, saat cuaca sedang sangat panas, sebaiknya bantu si kecil untuk mendinginkan suhu tubuhnya dengan mencari tempat yang sejuk dan berikan cukup minum.
  4. Aktivitas fisik yang berlebihan. Misalnya, saat si kecil sedang gemar-gemarnya merangkak atau berlari-lari. Apalagi jika aktivitas tersebut dilakukan saat cuaca panas dan pakaian yang dikenakan kurang mampu menyerap keringat. Maka dari itu, Bunda harus pandai-pandai mengatur aktivitas si kecil dan menyiapkan pakaian yang sesuai.
  5. Jenis pakaian. Ya, beberapa kain tidak cocok untuk hari-hari yang panas atau melakukan aktivitas fisik karena tidak menyerap keringat sehingga suhu tubuh sulit turun. Contohnya adalah kain jenis polyester, nylon, dan spandex. Jenis kain yang paling cocok untuk aktivitas si kecil yang tengah aktif adalah katun dan baby terry.
  6. Krim dan bedak. Beberapa produk bayi yang dipakai dengan cara kurang tepat dapat menyumbat pori-pori dan merangsang biang keringat. Contohnya, bedak yang dipakai saat kulit si kecil belum benar-benar kering dan krim bayi yang dipakai sepanjang waktu.

Setelah mengetahui faktor-faktor penyebab biang keringat pada bayi dan anak, maka Bunda wajib mengetahui produk perawatan yang aman untuk mengatasi biang keringat. Pilih hanya Zwitsal Baby Powder Extra Care with Zinc yang begitu lembut dan efektif mengurangi risiko dan meringankan biang keringat pada kulit si kecil.

Formulasinya dapat memberikan perlindungan optimal terhadap kemerahan akibat iritasi ringan dan biang keringat, serta mampu mengurangi rasa gatal pada kulit si kecil. Dengan keharuman bunga yang yang tahan lama, Zwitsal Baby Powder cocok untuk digunakan sehari-hari. Tapi, pastikan untuk menggunakan Zwitsal Baby Powder Extra Care with Zinc saat kulit si kecil sudah dibersihkan dan dikeringkan dengan baik ya, Bunda.

Sumber:

ayahbunda.co.id/bayi-tanya-jawab/bedak-bayi-untuk-biang-keringat ayahbunda.co.id/balita-tips/hambat-biang-keringat

tabletsmanual.com/wiki/read/miliaria

Go to Top