Apa yang terjadi pada janin Bunda sekarang ini?
Pada usia awal kehamilan, janin di perut Bunda berada dalam posisi meringkuk dengan kaki tertekuk. Karena itulah pada masa kehamilan ini, panjang janin diukur dari kepala hingga bokong janin. Pada minggu ke-6, ukuran panjang janin dari kepala hingga bokongnya hanyalah 0,5-0,6 cm. Walaupun ukurannya masih kecil, rahang, pipi, dan dagu janin sudah mulai berkembang, lho. Di sisi kepalanya bahkan sudah ada cekungan kecil yang nantinya akan berkembang menjadi telinga bayi.
Pada wajahnya juga sudah ada bintik hitam kecil yang menjadi awal pertumbuhan matanya, serta benjolan kecil yang akan berkembang menjadi hidungnya. Selain itu, ginjal, hati, dan paru-paru dalam tubuh janin pun sudah mulai terbentuk. Bahkan, jantung janin kini berdetak semakin cepat hingga mencapai 80 denyut per menit. Gejala yang mungkin Bunda rasakan
- Meningkatnya frekuensi buang air kecil. Gejala kehamilan ini disebabkan oleh meningkatnya hormon kehamilan hCG yang menyebabkan peningkatan aliran darah ke pelvis. Selain itu, rahim yang membesar mulai menekan kandung kemih Bunda, sehingga memperkecil ruang untuk air seni. Akibatnya, Bunda pun semakin sering buang air kecil.
- Meningkatnya frekuensi buang air kecil ini juga harus membuat Bunda lebih waspada akan masalah infeksi kandung kemih. Pada kehamilan usia 6-24 minggu, risiko infeksi kandung kemih akan meningkat. Kalau Bunda merasa sakit saat buang air kecil atau merasa ingin buang air kecil tapi tak ada air seni yang keluar (anyang-anyangan), segeralah berkonsultasi ke dokter kandungan untuk mengatasinya sebelum berkembang menjadi lebih parah.
- Dan yang terpenting, jangan mengurangi asupan cairan untuk mengurangi frekuensi buang air kecil, ya. Tubuh Bunda membutuhkan banyak asupan cairan selama kehamilan.
Semoga info kehamilan di atas berguna untuk membantu Bunda menjaga kesehatan kehamilan Bunda.

