ASI memang punya peran penting dalam membangun sistem kekebalan tubuh bayi baru lahir. Tapi, Bunda tak bisa mengandalkan ASI saja untuk menjaga kesehatan bayi baru lahir karena kekebalan yang didapat dari ASI tidak bersifat spesifik untuk melawan penyakit tertentu. Tindakan pencegahan penyakit yang bisa Bunda ambil demi kesehatan Si Kecil adalah imunisasi anak yang mengoptimalkan kekebalan tubuh bayi baru lahir terhadap penyakit.
Menurut skema imunisasi dari Departemen Kesehatan Republik Indonesia, ada 5 imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi, yaitu imunisasi BCG, polio, DTP, campak, dan hepatitis B. Tiap imunisasi harus dilakukan pada jadwal tertentu untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal. Idealnya, imunisasi dilakukan tepat waktu sesuai jadwal tersebut. Ketika Si Kecil sedang mengalami sakit ringan seperti batuk, pilek, atau demam ringan pun imunisasi masih bisa dilakukan dengan aman. Tapi, memang ada beberapa kondisi ketika imunisasi sebaiknya ditunda, yaitu:
- Bila Si Kecil sakit berat dan demam tinggi lebih dari 38,3°C.
- Si Kecil mengalami reaksi alergi, termasuk reaksi alergi terhadap imunisasi yang dilakukan sebelumnya. Reaksi alergi terhadap imunisasi sangat jarang terjadi, tapi kalau Si Kecil mengalami hal ini, Bunda sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu pada dokter anak sebelum melakukan imunisasi.
- Imunisasi polio oral, MMR, BCG, serta cacar air merupakan vaksin hidup. Karena itu, imunisasi ini harus ditunda kalau bayi mengalami gangguan sistem kekebalan tubuh berat.
- Kalau Si Kecil memiliki alergi terhadap telur, Bunda perlu berkonsultasi pada dokter anak. Beberapa macam imunisasi dibuat dalam telur ayam, tapi biasanya cukup aman diberikan pada anak yang memiliki alergi terhadap telur. Konsultasi pada dokter dilakukan sebagai tindakan jaga-jaga.
Jika Si Kecil sedang sakit atau sedang mengonsumsi obat tertentu, tak ada salahnya untuk berkonsultasi pada dokter anak sebelum melakukan imunisasi. Hal ini demi menghindari hal yang tidak diinginkan. Tapi, bila Si Kecil dalam keadaan sehat, imunisasi umumnya tak akan menimbulkan efek samping yang berbahaya. Kesehatan Si Kecil pun akan terjaga dengan imunisasi yang dilakukan tepat waktu.

