Zwitsal | Cara Aman Membedong Bayi

30 July 2017

Saat baru dilahirkan ke dunia yang baru dikenalnya, bayi harus mendapatkan kehangatan dan kenyamanan untuk mengingatkannya pada saat ia masih di dalam kandungan. Oleh sebab itu, perawatan bayi baru lahir harus dilakukan dengan penuh perhatian dan ketelitian di dalam segala hal. Membedong termasuk salah satu perawatan bayi baru lahir yang dapat Bunda berikan pada si kecil.

Dengan membedong, si kecil tidak akan mudah rewel karena ia akan merasa lebih nyaman, hangat, dan aman. Membedong juga dapat mencegahnya tidur menelungkup yang dapat membahayakannya dan mencegahnya terkena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau kematian mendadak saat si kecil tertidur.

Membedong bayi sejak lahir sangat disarankan, namun Bunda juga harus mengetahui bagaimana cara membedong yang benar agar si kecil tetap merasa nyaman. Akan tetapi, Bunda juga tak harus terus menerus membedongnya, berikanlah ia kebebasan untuk bergerak pada saat bermain. Berikut adalah langkah-langkah aman membedong bayi:

  1. Rentangkan selimut bayi dan lipat ⅙ bagian atasnya.
  2. Baringkan si kecil di atas selimut, kemudian masukan tangan kanan dan kirinya ke dalam lipatan.
  3. Bungkuslah si Kecil dengan melipat tangan kiri dan kanan bersamaan dengan selimut ke arah perut.
  4. Lipatlah bagian bawah selimut ke arah belakang agar kaki si kecil tertutup.
  5. Gunakan selimut yang lembut dan nyaman, serta hindari membedong si kecil terlalu kencang.
  6. Perhatikan juga bagian mulut dan hidungnya, jangan sampai tertutupi selimut.

Lakukanlah cara di atas dengan benar agar Bunda dapat terhindar dari kesalahan saat membedong si kecil, karena jika caranya salah, sendi antara tulang pinggul serta tulang paha si kecil bisa bergeser. Menurut dokter bedah ortopedi anak dan Direktur International Hip Dysplasia Institute, Dr. Charles Price, M.D., kelainan tersebut sebenarnya banyak dialami bayi yang memiliki otot kencang di sekitar tulang pinggul, sehingga butuh beberapa waktu bagi tulang pinggul tersebut untuk kembali ke keadaan semula.

Jadi, pada saat kaki si kecil diluruskan ketika dibedong, hal ini memaksa tulang pinggul bergeser dari sendinya, sehingga mengakibatkan perkembangan sendi tulang pinggulnya terganggu. Menurut Dr. Price, cara terbaik membedong adalah memastikan cukup ruang untuk kaki bayi bergerak dengan bebas. Membedong tidaklah berbahaya, asal dilakukan dengan cara yang benar sehingga si kecil dapat merasa hangat dan nyaman.

Sumber:

http://www.parenting.co.id/article/bayi/cara.aman.membedong.bayi/001/002/456

http://female.kompas.com/read/2013/04/14/13320971/Membedong.Bayi.Boleh.Kok.

Go to Top