Tahukah Bunda? Mendongeng tidak hanya bermanfaat untuk balita, tapi juga anak-anak usia sekolah, lho. Mendongeng dapat menjadi salah satu cara menyenangkan mendukung tumbuh kembang anak, terutama untuk menstimulasi keterampilan bahasa dan beberapa jenis kecerdasan majemuknya. Karena itu, alangkah baiknya bila Bunda dan Ayah selalu meluangkan waktu untuk membacakan atau mendongengkan cerita untuk Si Kecil. Mendongeng tidak hanya dapat dilakukan sebelum Si Kecil tidur, tapi juga pada saat-saat santai bersama Si Kecil seperti saat sore hari ataupun di akhir pekan.
Bahkan, di pagi hari ketika Si Kecil baru bangun tidur atau saat mandi pun Ayah dan Bunda dapat mendongengkan cerita untuknya. Mendongeng saat mandi dapat membuat aktivitas mandi Si Kecil menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Dengan demikian, diharapkan Si Kecil tidak enggan lagi ketika diajak mandi. Aktivitas mendongeng akan memberikan banyak manfaat untuk Si Kecil.
7 manfaat mendongeng untuk anak usia 5 tahun ke atas yang perlu Bunda dan Ayah ketahui:
- Mengembangkan kecerdasan bahasa Si Kecil akan belajar banyak kosakata, frasa, dan kalimat baru dari cerita yang Bunda atau Ayah bacakan. Hal ini bermanfaat untuk melatih kemampuan komunikasinya dengan orang lain.
- Mengasah ketajaman memori Melalui cerita, Si Kecil akan berlatih mengingat karakter, alur cerita, tempat, dan sebagainya. Usai mendongeng, Bunda atau Ayah bisa mencoba menanyakan kembali isi cerita atau meminta Si Kecil menceritakannya ulang.
- Melatih konsentrasi Saat mendengarkan dongeng yang Bunda atau Ayah sampaikan, Si Kecil akan belajar memfokuskan perhatiannya dan berkonsentrasi kepada cerita agar Ia dapat memahami isinya.
- Membuka wawasan baru Cerita yang Bunda dan Ayah sampaikan akan membuka pengetahuan Si Kecil tentang berbagai kebudayaan dan pemikiran baru. Nantinya Si Kecil pun akan menjadi sosok yang open-minded atau berpikiran terbuka. Pikiran yang terbuka terhadap wawasan baru tidak hanya baik bagi tumbuh kembang anak, tetapi juga bermanfaat baginya hingga dewasa kelak.
- Mendukung imajinasi Cerita dongeng banyak yang mengandung unsur imajinatif dan hal itu baik bagi perkembangan kemampuan imajinasi dan kreativitas Si Kecil. Ia juga mungkin akan tertantang melakukan atau membuat sesuatu seperti di cerita sebagai bentuk dari pengembangan kecerdasan visual-spasialnya.
- Mengajarkan kecerdasan sosial dan emosional Dari cerita, Bunda dapat mencontohkan bagaimana Si Kecil bersikap ketika menghadapi masalah dan bagaimana Ia sebaiknya berperilaku kepada orang lain. Hal ini termasuk melatih kecerdasan interpersonal dan intrapersonal Si Kecil.
- Menjaga bonding Si Kecil perlu memiliki perasaan yang dekat dan disayangi oleh orang tua. Meluangkan waktu untuk mendongeng bagi Si Kecil merupakan salah satu cara untuk memberikan hal tersebut.
Baca: cara sederhana ayah mendukung tumbuh kembang bayi
Itulah 7 manfaat mendongeng bagi tumbuh kembang anak yang tidak hanya dapat menstimulasi kecerdasan bahasa, tapi juga kecerdasan majemuk lainnya seperti kecerdasan visual-spasial dan kecerdasan interpersonal serta intrapersonal. Dengan mengetahui manfaat tersebut, diharapkan Bunda dan Ayah jadi lebih bersemangat untuk mendongengkan cerita pada Si Kecil.
Menurut penelitian yang dilakukan di Harvard University, anak yang dibacakan cerita oleh orang tuanya, termasuk Ayah, akan mendapatkan manfaat yang lebih baik dalam pengembangan keterampilan bahasa dan kecerdasan lainnya. Jadi, sebaiknya Bunda dan Ayah saling bergantian membacakan dongeng untuk Si Kecil, ya. Selamat mendongeng untuk Si Kecil!
Sumber:
momjunction.com/articles/benefits-story-telling-yor-kids_0036903/
childdevelopmentinfo.com/child-activities/storytelling-for-children
1health.id/id/article/category/ibu-dan-anak/ini-manfaat-dongeng-untuk-tumbuh-kembang-anak.html
telegraph.co.uk/news/health/children/11895432/Bedtime-stories-its-better-if-dad-reads-them.html Diakses pada 2 November 2016

