Pada umumnya, anak-anak tidak lepas dari aktivitas jajan. Hal ini tentu harus dikontrol agar tidak berkembang menjadi kebiasaan jajan sembarangan yang tidak sehat. Kebiasaan jajan sembarangan sangat berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan pada anak seperti kegemukan atau obesitas, kerusakan gigi dan anak rentan sakit. Selain itu, anak pun berisiko menjadi hiperaktif dan pemilih makanan. Ketelatenan Bunda menyiapkan makanan sehat dan peran Ayah untuk memberikan contoh kebiasaan makan yang baik sejak dini dapat menjauhkan si kecil dari efek buruk kebiasaan jajan sembarangan tersebut.
Nah, berikut ini adalah tips lengkap yang bisa Ayah dan Bunda lakukan untuk mencegah si kecil memiliki kebiasaan buruk jajan sembarangan:
- Jelaskan pada anak, tentang bahaya jajan sembarangan dan contoh jajanan yang tidak sehat. Bunda bisa menggunakan media buku ataupun video untuk menunjukkan efek buruk jajan sembarangan seperti gambar anak menjadi sakit perut, badannya terlalu gemuk, dan giginya rusak. Tunjukkan pula contoh gambar jajanan yang tidak sehat seperti permen, es, dan keripik yang berwarna-warni, karena mengandung bahan pewarna dan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Bunda bisa juga menjelaskan perbedaan makanan yang bersih dan tidak bersih serta jajanan yang sudah kadaluwarsa dan belum. Jelaskan dengan sederhana sesuai tahapan usianya.
- Tularkan kebiasaan makan yang baik sehari-hari pada anak. Untuk memulainya, selalu sempatkan sarapan dan makan malam bersama dengan menu yang sehat. Bersemangat menikmati menu makanan sehat yang Bunda hidangkan di rumah adalah salah satu peran Ayah yang dapat membantu membentuk kebiasaan makan sehat pada diri si kecil.
- Dampingi anak saat melihat berbagai iklan makanan dan minuman di TV dan berikan pengertian. Beri tahu anak bahwa apa yang dilihatnya di TV belum tentu selalu baik bagi kesehatannya.
- Selalu siapkan camilan sehat untuk anak di rumah sehingga ia tidak tergoda jajan sembarangan. Buah segar adalah camilan sehat yang paling mudah disiapkan. Bunda juga bisa berkreasi membuat camilan sehat lainnya seperti puding, biskuit oatmeal, yoghurt, dan susu kedelai.
- Ajak si kecil berbelanja bahan makanan dan mengolahnya menjadi camilan sehat. Akhir pekan bisa menjadi saat yang tepat melakukan aktivitas ini bersama si kecil. Dengan begitu, diharapkan si kecil akan lebih bersemangat mengonsumsi makanan sehat hingga hal tersebut menjadi kebiasaan sehatnya.
Peran Ayah dan Bunda dapat dimulai dengan secara kompak memberi contoh bagaimana makan makanan yang baik, akan menjadi awal yang sempurna untuk anak-anak. Selebihnya berperan aktif menjaganya agar mereka tetap berada di pola makan yang sehat. Kalau bukan Ayah dan Bunda, siapa lagi? Sumber: ayahbunda.co.id/balita-tips/ pediatrics.about.com/od/nutrition/ livestrong.com/article/

