Zwitsal | Cara Meredakan Demam Si Kecil

30 July 2017

Tidak ada orang tua yang menginginkan anaknya sakit. Dan ketika si kecil sakit, kadang orang tua merasa bingung menentukan apakah sakit yang dialami si kecil berbahaya dan perlu penanganan dokter segera atau tidak. Salah satu contoh penyakit anak yang sering terjadi adalah demam.

Bagaimanakah Bunda membedakan antara demam yang wajar dan merupakan bentuk pertahanan tubuh anak terhadap penyakit dengan demam yang perlu penanganan segera dari dokter? Infeksi adalah penyebab demam yang paling umum, dan biasanya disebabkan oleh virus yang menyebabkan pilek, infeksi saluran pernafasan, dll. Infeksi seperti ini biasanya tidak akan berlangsung lama dan tidak perlu penanganan khusus secara segera. Demam yang terjadi justru merupakan respon alami tubuh untuk melawan infeksi.

Tapi ada beberapa gejala penyakit anak, terutama demam, yang perlu Bunda perhatikan, karena biasanya merupakan gejala yang membutuhkan penanganan segera dari dokter. Beberapa gejala tersebut adalah:

  • Sakit yang dialami si kecil tampak semakin parah dan dia tampak pucat dan lesu
  • Sulit bernafas
  • Tidak mau minum dan frekuensi buang air kecil berkurang
  • Diare atau muntah terus menerus
  • Tidak kunjung membaik dalam waktu 48 jam
  • Demam lebih dari 40°C
  • Si kecil mengeluh akan leher yang kaku, sakit kepala terus menerus, atau merasa matanya sakit bila terkena cahaya yang terlalu terang

Kalau si kecil berumur kurang dari 12 bulan, Bunda disarankan untuk segera membawanya ke dokter walaupun ia tidak mengalami gejala di atas. Bila Bunda sudah membawa si kecil ke dokter, kemungkinan dokter akan memberikan resep obat. Berikut ini adalah beberapa tips untuk memberikan obat pada si kecil:

  1. Berikan dosis sesuai dengan berat anak Bunda, bukan berdasarkan umurnya
  2. Ukur dosis obat dengan pipet, cangkir pengukur, atau alat pengukur lainnya yang akurat. Sendok makan biasa bukanlah alat pengukur dosis yang akurat
  3. Obat cair bisa dicampur dengan makanan lunak atau minuman lain seperti bubur atau air. Obat kunyah bisa digerus dan dicampur pada makanan seperti puding atau yoghurt. Campur obat dengan makanan atau minuman dalam jumlah sedikit, sehingga Bunda yakin si kecil meminum semua obatnya sesuai dosis
  4. Ingatlah patokan ukuran berikut ini: 1 sendok teh = 5 ml atau 5cc

Dengan penanganan yang tepat, penyakit anak seharusnya bisa diatasi dengan baik sebelum berkembang semakin parah. Bunda adalah orang yang paling mengenal si kecil. Kalau si kecil demam tapi masih tetap aktif, Bunda tidak perlu terlalu khawatir. Tapi kalau dia tampak tidak seaktif biasanya dan demamnya tak kunjung turun, konsultasi ke dokter anak adalah langkah yang terbaik.   Sumber: http://www.pamf.org/children/common/fever/ http://raisingchildren.net.au/articles/fever_a.html

Go to Top