Zwitsal | Mengenal Kerak Topi pada Bayi dan Cara Mengatasinya

30 July 2017

Salah satu masalah rambut bayi yang sering terjadi adalah kerak topi atau cradle cap, yaitu eksim bersisik yang lengket dan berminyak pada kulit kepala bayi. Masalah ini diduga disebabkan oleh aktivitas kelenjar minyak yang berlebihan sebagai akibat dari hormon ibu yang masih berada dalam sirkulasi tubuh bayi. Kelenjar minyak inilah yang akan membuat sel kulit lama tetap melekat dengan kulit kepala dan menyebabkan kerak topi.

Kerak topi biasanya terjadi pada 6 minggu pertama umur si kecil. Biasanya masalah ini akan menghilang setelah beberapa minggu, tapi bisa juga bertahan hingga 9 bulan atau lebih lama. Bunda bisa mengatasinya dengan menggunakan shampoo bayi, baby oil, atau mineral oil seperti minyak kelapa. Caranya, basuh kepala bayi dengan lembut secara teratur dengan shampoo bayi, sehingga sisik pada kulit kepala bayi menjadi lebih lembut dan lebih mudah dilepaskan.

Selain itu, Bunda juga bisa mengoleskan baby oil atau mineral oil seperti minyak kelapa pada kerak di kulit kepala. Biarkan selama 10-15 menit, lalu lepaskan kerak dengan sikat halus. Setelah itu, bilas rambut bayi dengan shampoo bayi. Beberapa tips lain yang bisa membantu Bunda adalah:

  1. Berhati-hatilah saat melepaskan kerak dari kepala bayi, terutama karena ubun-ubun bayi masih terbuka dan lembek. Bila perlu, Bunda bisa menggunakan sarung tangan dari bahan plastik elastis yang halus atau kapas steril.
  2. Jangan gunakan air hangat saat membasuh kepala bayi karena justru memicu peradangan kelenjar minyak.
  3. Jangan memaksakan kerak terkelupas, karena bisa menyebabkan iritasi kulit.
  4. Jangan berikan bedak di kepala bayi, karena akan membuat kerak semakin tebal.
  5. Untuk sementara, jangan pakaikan topi pada si kecil agar kepalanya tidak menjadi lembap.
  6. Potong pendek rambut bayi, atau cukur habis rambutnya bila perlu. Hal ini membantu mencegah peradangan kelenjar minyak dan memperkecil risiko kerontokan.

Selain itu, Bunda bisa mengatasi masalah kerak topi dengan lidah buaya. Tanaman ini mengandung lebih dari 75 nutrien dan 200 komponen aktif, termasuk 20 mineral, 18 asam amino, dan 12 vitamin. Manfaat lidah buaya di antaranya adalah:

  1. Membersihkan secara alami
  2. Menghilangkan jamur, radang dan gatal
  3. Memberikan nutrisi
  4. Mempercepat proses penyembuhan
  5. Melembapkan jaringan
  6. Meredakan nyeri

Kerak topi mungkin tidak membahayakan, tapi bisa mengganggu kenyamanan dan mengganggu pertumbuhan rambut sehat. Bila masalah kerak topi tidak berhasil diatasi dan kepala menjadi berwarna merah serta mengeluarkan cairan kuning agak berminyak, segera bawa si kecil ke dokter untuk mencari solusi yang lebih efektif.

Sumber:

http://www.tabloidnova.com/Nova/Tips/Tips-Membersihkan-Kerak-Kepala

http://klikdokter.com/tanyadokter/read/2009/02/20/3543/cara-menghilangkan-kerak-topi-

http://klikdokter.com/tanyadokter/read/2009/03/10/3779/menghilangkan-kerak-topi--2-

Go to Top