Saat si Kecil Tumbuh Gigi

30 July 2017

Suatu hari tiba-tiba Bunda menyadari ada yang beda dengan senyum si kecil. Wah, ternyata ada gigi kecil yang mulai tumbuh! Itukah sebabnya si kecil jadi rewel dan susah makan beberapa minggu terakhir ini?

Tumbuh gigi memang merupakan tahap perkembangan bayiyang punya banyak efek bagi keseharian si kecil. Maklum saja, tumbuh gigi bisa jadi menyakitkan, bahkan membuat si kecil demam. Kalau beberapa gejala berikut ini sedang dialami si kecil, bisa jadi gigi mungilnya akan tumbuh.

  1. Gusi si kecil terlihat kemerahan. Malah bisa jadi pipinya terlihat bengkak karena gusi yang membengkak.
  2. Si kecil jadi semakin suka menggigit benda yang agak keras atau tangannya sendiri karena gusinya terasa gatal. Jangan kaget atau marah kalau si kecil jadi suka menggigit Bunda saat menyusu, ya.
  3. Air liur si kecil jadi semakin banyak, bahkan kadang hingga menetes ke luar mulutnya. Air liur ini juga bisa menyebabkan ruam di dagu, wajah, atau dadanya.
  4. Si kecil jadi lebih rewel dari biasanya. Ia jadi susah tidur, tak mau makan, serta gelisah, dan tak bisa diam. Bisa jadi ia pun menangis saat menyusu, karena gusi yang sakit membuat menyusu jadi tidak nyaman, padahal ia masih merasa lapar.
  5. Tumbuh gigi juga bisa menyebabkan demam. Hal ini terjadi karena tubuh melawan kuman yang masuk melalui luka pada gusi si kecil.

Kalau si kecil mengalami gejala di atas, beberapa cara sederhana berikut ini bisa membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang dialaminya:

  1. Simpan teether (mainan gigitan) si kecil di dalam kulkas/freezer selama beberapa saat. Setelah dingin, berikan teether pada si kecil. Suhu dingin pada teether akan mengurangi rasa sakit yang ia rasakan.
  2. Makanan dingin seperti apel atau buah dingin yang sudah bisa ia makan juga membantu mengurangi rasa sakit pada gusi si kecil.
  3. Tekan gusi si kecil secara lembut dengan tangan Bunda yang telah dicuci bersih.

Tahap perkembangan bayi pada proses tumbuh gigi biasanya terjadi saat bayi berusia sekitar 6 bulan, saat yang tepat ketika ia mulai mengonsumsi makanan padat. Tapi, tahap perkembangan bayi ini juga bisa pada bayi usia 3-4 bulan atau baru terjadi pada bayi usia 12 bulan. Kalau si kecil mengalami gejala tumbuh gigi yang disebutkan di atas, Bunda tak perlu terlalu khawatir. Tapi, kalau gejala berlangsung terus menerus dan bahkan jadi semakin parah, ada baiknya Bunda berkonsultasi dengan dokter anak.

Sumber:

webmd.com/parenting/baby/tc/teething-topic-overview

whattoexpect.com/first-year/week-24/teething.aspx

Panduan Pintar Pengasuhan Bayi; Yazid Subakti, S.Si & Deri Rizki Anggarani, S.Gz; halaman 129

Go to Top