Akhirnya si kecil telah lahir dengan selamat dan sehat. Tapi kenapa tiba-tiba kulit dan matanya menjadi kuning? Apa hal ini membahayakan kesehatan bayi? Apa yang harus Bunda lakukan?
Penyakit kuning atau jaundice pada bayi yang baru lahir adalah hal yang cukup sering terjadi pada bayi sehat. Hal ini disebabkan oleh tingginya kadar zat kimia yang disebut bilirubin, yaitu penguraian sel darah merah, yang disebabkan oleh hati bayi yang belum matang dan belum bekerja secara efisien untuk menghilangkan bilirubin. Walaupun tidak berbahaya dan mudah diatasi, tapi masalah ini perlu mendapat perhatian dari Bunda agar kadar bilirubin si kecil tidak mencapai kadar yang membahayakan kesehatan bayi.
Warna kuning biasanya muncul di wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh, bahkan ke bagian putih mata bayi. Tes darah akan dilakukan untuk menentukan tingkat bilirubin bayi. Kadar bilirubin sampai 12 mg/dL masih dianggap normal, dan jaundice bisa diatasi dengan cara menjemur bayi di pagi hari, yaitu antara jam 7 – 9 pagi, selama 15 menit dan banyak meminumkan ASI pada si kecil. Namun, jika kadar bilirubin sudah lebih dari 12 mg/dL, bayi perlu mendapatkan fototerapi untuk mengoksidasi bilirubin. Sedangkan bila kadar bilirubin sudah lebih dari 25 mg/dL, bayi perlu mendapatkan transfusi tukar darah.
Jaundice umumnya terjadi saat si kecil sudah berusia 2-4 hari. Tapi kalau bayi sudah mengalami jaundice pada hari pertama, dokter anak biasanya akan memeriksa bayi, karena jaundice juga bisa disebabkan oleh infeksi dan penyakit lain. Selain itu, kalau si kecil loyo dan mengalami demam lebih dari 37,8 °C saat mengalami jaundice, Bunda harus segera memeriksakan si kecil ke dokter.
Beberapa faktor yang meningkatkan risiko jaundice adalah:
- Bayi yang terlahir prematur (lebih dari 2 minggu sebelum due date)
- Bayi yang kurang minum ASI
- Bayi yang memiliki perbedaan golongan darah dengan ibunya, karena pembentukan antibodi pada darah Bunda menyerang darah bayi
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah lama masalah jaundice yang dialami bayi. Biasanya jaundice tingkat sedang akan hilang dalam waktu 2 minggu. Tapi Bunda harus segera berkonsultasi ke dokter anak kalau si kecil mengalami jaundice yang berlangsung selama lebih dari 2 minggu. Dengan perhatian yang tepat dan memadai, masalah sakit kuning si kecil pun bisa dicegah sehingga tidak membahayakan kesehatan bayi Bunda.
Sumber:
http://health.kompas.com/read/2011/09/29/07214276/Bayi.Kuning.Tak.Bahaya.tapi.Perlu.Diwaspadai
http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/Bayi/Gizi+dan+Kesehatan/bayi.baru.lahir.kuning/001/001/576/1
http://www.healthychildren.org/English/ages-wwws/baby/pages/Common-Conditions-in-Newborns.aspx?nfstatus=401&nftoken=00000000-0000-0000-0000-000000000000&nfstatusdescription=ERROR%3a+No+local+token
http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/13/01/06/mg6e9m-apa-penyebab-sakit-kuning-pada-bayi-1

