Menghadapi si Kecil yang Suka Berbohong

30 July 2017

Ketika si kecil diberikan pertanyaan oleh orang lain dan kemudian ia menjawabnya dengan berbohong, pastinya Bunda akan merasa kaget dan malu. Sebenarnya wajar saja jika anak balita yang berusia 5 tahun memiliki kebiasaan berbohong. Jika si kecil berbohong, jangan pernah langsung memarahinya atau mencapnya sebagai tukang bohong, namun Bunda harus mengetahui alasan yang membuat ia berbohong dan bagaimana cara mengatasinya.

Ada beberapa alasan mengapa si kecil berbohong. Terkadang ia berbohong karena ingin melihat reaksi lawan bicara biasanya orangtuanya sendiri, atau untuk meningkatkan rasa percaya diri di hadapan teman-temannya agar dapat diterima dan diperhitungkan. Selain itu, berbohong pun dilakukannya karena daya imajinasi si kecil yang berkembang sangat cepat sehingga terkadang ia tidak menyadari bahwa ia telah berbohong. Namun, terkadang si kecil juga berbohong untuk menutupi kesalahan yang ia buat atau sekadar ingin menghindari pertanyaan karena ia bosan dengan pertanyaan yang sama.

Alasan berbohong yang telah disebutkan di atas dapat hilang sendiri seiring dengan berjalannya waktu, namun ada salah satu alasan anak balita berbohong yang harus mendapatkan perhatian lebih dan harus dapat diatasi dengan sikap bijaksana oleh Bunda, yaitu alasan si kecil berbohong karena untuk menutupi kesalahan yang telah ia buat.

Hal pertama yang harus Bunda lakukan adalah mencermati lingkungan di sekitarnya. Jika ada orang dewasa di sekitarnya yang kerap mengkambinghitamkan seseorang ketika melakukan kesalahan, maka segera jauhkan ia dari lingkungan tersebut. Akan tetapi, jika kebiasaannya berbohong berasal dari sikap dan reaksi Bunda terhadap ‘kesalahan’, hingga si kecil beranggapan apabila ia berkata jujur tentang kesalahannya, maka Bunda tidak menyayanginya lagi, maka berikanlah rasa aman padanya untuk berkata jujur dan berikan pengertian padanya betapa pentingnya sebuah kejujuran.

Kemudian, Bunda dapat membantu si kecil untuk menjawab dengan jujur sebuah pertanyaan, misalnya dengan mengingatkannya kembali pada peristiwa yang ditanyakan. Jika situasi sudah tenang, sebaiknya Bunda mengajaknya untuk berbicara dan menanyakan mengapa ia berbohong.

Apabila si kecil tidak mau menjawab alasannya, berikanlah penjelasan padanya bahwa berbohong itu tidak baik. Cara lain yang dapat Bunda lakukan untuk mengatasi si kecil yang suka berbohong adalah dengan mengajaknya bercerita tentang segala hal yang ia lakukan serta rasakan. Dengan mengajaknya bercerita jujur maka akan membuat anak balita Bunda terbiasa menjawab pertanyaan orang lain dengan jujur.

 

Sumber:

www.ayahbunda.co.id/Artikel/Psikologi/hadapi.balita.berbohong/001/007/356/306/-/4

www.ayahbunda.co.id/Artikel/Psikologi/balita.suka.berbohong/001/007/604/1/1

Go to Top