Mengenal Rutinitas Bayi Baru Lahir

30 July 2017

Tantangan utama bagi Bunda setelah melahirkan adalah membiasakan diri terhadap rutinitas sebagai ibu baru, terutama bagi Bunda yang baru pertama kali memiliki anak. Apa saja sih yang jadi bagian dari rutinitas perawatan bayi sehari-hari? Penjelasan singkat berikut ini semoga bisa membantu Bunda.

  1. Rutinitas tidur bayi baru lahir Pola tidur bayi yang baru lahir memang masih berantakan. Dia belum bisa membedakan siang dan malam hari, sehingga tidak jarang bayi justru tidur di siang hari dan terbangun di malam hari. Perhatikan pola tidur bayi, lalu perlahan perkenalkan dia dengan pola tidur yang benar, yaitu tidur di malam hari dan bangun di siang hari dengan jumlah waktu tidur bayi usia 1-3 bulan sekitar 15,5 jam per hari, yaitu 8,5 jam tidur di malam hari dan 7 jam di siang hari. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan perawatan bayi sehari-hari di siang hari, misalnya lebih sering menyusui bayi di siang hari serta menghindari mengganti popok bayi di malam hari, kecuali bila dia buang air besar. Selain itu, bila dia sudah menunjukkan tanda-tanda mengantuk seperti menguap, mengusap mata, menangis, serta rewel di sore atau malam hari, hentikan stimulasi seperti mengajak dia bermain atau berjalan. Lama kelamaan pola tidur si kecil akan mulai berubah sesuai pola tidur normal.
  2. Rutinitas makan bayi baru lahir Bayi umumnya makan lebih sering karena ukuran perutnya baru sebesar kelereng. Karena itu, bayi baru lahir biasanya menyusui 8-12 kali selama periode 24 jam. Bunda tidak perlu mengikuti jadwal baku tertentu. Susui saja si kecil ketika dia memintanya. Cara ini memang membuat Bunda harus lebih mengorbankan rutinitas Bunda, karena Bunda cenderung tidak bisa membuat jadwal pasti untuk kegiatan lainnya, dan Bunda harus menyusui si kecil ketika dia memintanya. Tapi cara ini juga dianggap memperkuat ikatan antara Bunda dan si kecil, karena Bunda semakin terlatih membaca ‘sinyal’ dari si kecil ketika dia lapar. Cara ini juga dianggap membantu si kecil lebih mudah beradaptasi dengan lingkungannya.
  3. Rutinitas memandikan bayi Jangan mandikan si kecil saat dia merasa lapar atau mengantuk, ataupun saat dia baru makan. Mandi di sore hari biasanya membantu bayi merasa lebih nyaman, sehingga membantu si kecil untuk tertidur. Bila tali pusat si kecil belum lepas, jaga agar tali pusatnya tetap kering. Selain itu, gunakan sabun hypoallergenic yang dibuat khusus untuk bayi, untuk mengurangi risiko alergi. Sabun bayi yang bisa berfungsi sebagai shampoo seperti Zwitsal Baby Bath 2-in-1 Hair & Body juga bisa jadi pilihan. Apalagi produk ini mengandung bahan alami yang lebih aman untuk bayi. Kandungan Aloe Vera & Pro-Vitamin B5-nya membantu melembapkan kulit bayi sekaligus membuat rambut bayi berkilau.

Lama kelamaan Bunda akan mulai mengetahui rutinitas yang sesuai dengan pola makan, tidur, serta mandi si kecil. Rutinitas perawatan bayi sehari-hari pun akan terasa lebih menyenangkan dan jadi kesempatan emas untuk membangun ikatan emosional dengan si kecil.

Sumber:

http://www.parents.com/baby/care/newborn/establishing-a-schedule-for-baby/?page=1

http://www.kidspot.com.au/Baby-Baby-care-Routine-for-a-one-week-old+5167+144+article.htm

http://www.babble.com/baby/baby-sleep-feeding-schedule-routine/

http://www.abc.net.au/parenting/articles/newborns_dailycare.htm

http://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/washing-your-baby.aspx#close

Go to Top