Musim panas tiba, saatnya bermain di kolam renang atau berlibur ke pantai! Tapi, jangan sampai lupa untuk menjaga kulit bayi, ya. Apalagi risiko kulit terbakar matahari lebih tinggi terjadi pada si kecil yang kulitnya lebih tipis dan sensitif dibandingkan kulit orang dewasa. Beberapa langkah perlindungan yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga kulit bayi dari masalah kulit terbakar matahari adalah:
- Matahari biasanya bersinar paling kuat antara pukul 10 pagi hingga 4 sore. Karena itu, usahakan agar bayi tidak terkena sinar matahari langsung pada jam-jam tersebut, terutama kalau si kecil belum berusia 6 bulan.
- Usahakan agar si kecil menggunakan pakaian tertutup yang melindunginya dari sinar matahari langsung, misalnya pakaian dengan lengan panjang dan celana panjang. Tentu saja, agar ia tidak merasa kepanasan, bahan pakaian sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak panas dan menyerap keringat.
- Sebisa mungkin, usahakan agar si kecil terus berada di bawah payung, kanopi, atau sejenisnya, sehinga ia tidak terkena paparan sinar matahari langsung.
- Oleskan tabir surya alias sunscreen pada si kecil, terutama pada bagian kulitnya yang tidak terlindungi oleh pakaiannya, seperti leher, tangan, atau kaki. Sebaiknya, gunakan tabir surya yang dibuat khusus untuk bayi, balita, dan anak-anak, dengan SPF (Sun Protection Factor) 15 atau lebih. Tabir surya ini sebaiknya dioleskan 15-30 menit sebelum bepergian. Tabir surya juga sebaiknya dioleskan kembali tiap 60-90 menit. Tapi ingat, kalau si kecil belum berusia 6 bulan, penggunaan tabir surya yang terlalu banyak tidak disarankan. Jadi, sebaiknya Bunda menghindari pemakaian tabir surya pada bayi yang belum berusia 6 bulan. Tapi, kalau pemakaian tabir surya tak bisa dihindari, Bunda bisa mengoleskannya pada si kecil dalam jumlah sedikit.
- Pastikan si kecil mendapat cairan yang cukup sehingga ia tidak mengalami dehidrasi.
Perhatian Bunda sangat dibutuhkan untuk menjaga kulit bayi tetap sehat saat musim panas, terutama untuk mencegah kulit bayi terbakar matahari. Mencegah lebih mudah dan lebih baik daripada mengobati lho, Bunda.
Sumber:
http://www.healthychildren.org/English/ages-wwws/baby/bathing-skin-care/Pages/Baby-Sunburn-Prevention.aspx
http://www.whattoexpect.com/first-year/baby-care/baby-skin-care/sunburn.aspx
http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/tc/sunburn-prevention

