Di usia kehamilan yang masih muda, Bunda harus mengonsumsi makanan yang bernutrisi untuk bayi maupun dirinya sendiri. Tidak hanya makan makanan yang memiliki nutrisi saja, tetapi juga perlu menjaga kebersihan dan kesehatan dari makanan tersebut sebelum di konsumsi. Simak ulasan berikut untuk menjaga makanan bernutrisi agar tetap higienis.
Mencuci Makanan
Sebelum makanan dipotong-potong lalu dimasak, sebaiknya cucilah terlebih dahulu makanan tersebut untuk membersihkan kuman dan kotoran yang masih menempel pada makanan. Apalagi jika Anda memelihara kucing atau hewan peliharaan lainnya, alangkah lebih baik untuk benar-benar menjaga kehigienisan makanan.
Mencuci atau ada beberapa bahan makanan yang harus direndam sebelum dimasak berfungsi untuk mencegah infeksi toxoplasma. Kotoran hewan (seperti kucing) atau tanah mengandung toxoplasma gondii. Dikutip dari Family Health Service Department of Health, The Government of the Hongkong Special Administrative Region, jika wanita hamil terinfeksi toxoplasma, maka dapat memengaruhi perkembangan otak janin. Sebaiknya gunakan sarung tangan untuk menyentuh makanan, dan mencuci tangan hingga benar-benar bersih.
Gunakan Peralatan Berbeda
Untuk memasak makanan mentah dan yang telah jadi, sebaiknya gunakan peralatan yang berbeda, seperti misalnya pisau, papan pemotong, sendok, piring dan peralatan lainnya. Hindari makanan yang siap dimasak dengan yang belum. Sebab, makanan mentah tentu masih berkuman dan masih belum melalui proses pencucian, dan pemasakan. Jagalah pula kebersihan dari peralatan-peralatan dapur Bunda.
Masak Dengan Benar
Sebelum dimakan, makanan mentah perlu dimasak terlebih dahulu untuk mematikan seluruh kuman dan bakteri yang terkandung di dalam makanan tersebut. Normalnya, makanan dimasak pada suhu 60 derajat celsius agar kuman-kuman dalam makanan benar-benar mati. Sedangkan apabila makanan yang harus dibekukan seperti seafood, dan daging, sebaiknya simpan dalam suhu 4 derajat celsius atau lebih rendah. Jangan simpan makanan terlalu lama di dalam lemari es, sebab ada bakteri yang bisa tumbuh di tempat yang dingin.
Masak Secara Menyeluruh
Bila Anda menyukai telur setengah matang, sebaiknya hindari ketika sedang hamil muda. Sebab, makanan yang dimasak setengah matang belum tentu bakterinya mati secara menyeluruh. Oleh sebab itu, masaklah makanan hingga benar-benar matang. Menjaga kebersihan makanan dan lingkungan selama kehamilan perlu dilakukan agar kondisi ibu dan bayi sehat. Semoga Bermanfaat!
Sumber : http://www.fhs.gov.hk/english/health_info/woman/20036.html#4 http://healthycanadians.gc.ca/eating-nutrition/healthy-eating-saine-alimentation/safety-salubrite/vu... https://www.thewomens.org.au/health-information/pregnancy-and-birth/a-healthy-pregnancy/food-nutriti...

