Daycare Unilever 2014; We Care, We Share, for Bright Future

30 July 2017

aUntuk memberikan solusi atas masalah yang dihadapi setiap karyawan ketika ditinggal mudik Lebaran oleh asisten rumah tangga, dan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap karyawan dan keluarganya, PT Unilever Indonesia, Tbk. kembali menyelenggarakan program Daycare untuk ke 11 kalinya. Daycare Unilever diperuntukkan bagi anak-anak karyawan usia 6 bulan sampai 12 tahun.Tahun ini Daycare berlangsung mulai 21 Juli hingga 8 Agustus 2014.

Human Resource PT. Unilever Indonesia Tbk, mengatakan “Sejalan dengan misi Unilever untuk mewujudkan hari esok yang lebih cerah bagi anak-anak, Daycare tahun ini mengusung tema “We Care, We Share, for Bright Future”. Kami percaya bahwa untuk menciptakan hari esok yang lebih cerah, anak-anak harus mendapatkan stimulasi sejak dini untuk mencapai kecerdasan majemuk yang berguna untuk proses pembelajaran anak di masa depannya”.

Lebih Daycare merupakan salah satu fasilitas yang diberikan perusahaan untuk menunjang produktivitas karyawan di tengah kondisi yang kurang kondusif bagi para karyawan.  Adanya fasilitas ini, diharapkan kinerja karyawan tetap optimal dan nyaman dalam bekerja. Lebih dari sekedar fasilitas penitipan dan perawatan anak selama masa mudik Lebaran, Daycare Unilever memberikan banyak aktivitas dan edukasi non formal yang mendidik anak dengan menstimulasi kecerdasan, daya imajinasi dan emosional anak, serta mempersiapkan kemandirian mereka untuk masa yang akan datang.

, Senior Medical Advisor PT Unilever Indonesia, Tbk. sekaligus ketua pelaksana program Daycare menjelaskan bahwa  Daycare dirancang khusus untuk memberikan berbagai edukasi kepada orang tua dan anak-anaknya dalam bentuk aktivitas dan edukasi non formal bagi anak, dan ilmu tentang parenting bagi para orang tua.  Salah satu dari rangkaian kegiatan yang diberikan adalah pengetahuan tumbuh kembang anak dan stimulasi dini pada anak, sehingga orang tua bisa menerapkannya di rumah.

“Melare, kami ingin menggugah para orang tua tentang pentingnya stimulasi dini untuk mempererat hubungan (bonding) orang tua dan anak demi masa depan anak yang lebih cerah,” tambah dr. Johny.

Penti untuk masa depan anak juga diakui salah satu brand Unilever, yaitu Zwitsal sebagai hal yang sangat penting, dan hal ini sejalan dengan komitmen Zwitsal yang  telah secara konsisten memberikan edukasi kepada para Ibu dan tenaga kesehatan untuk melakukan stimulasi dini sejak bayi baru lahir melalui Zwitsal Baby Spa.

Zwitskah sederhana yang dapat menstimulasi sistem saraf di seluruh tubuh bayi, terdiri dari: langkah 1 - Pijat Sehat, langkah 2 - Mandi Ceria,  langkah 3 - Sentuhan Hangat dan Segar, dan langkah 4 - Harum Terawat. Zwitsal Baby Spa dikembangkan bersama Praktisi Neurosains Terapan yang menstrukturkan ritual perawatan bayi agar menjadi efektif untuk menstimulasi kematangan saraf dan sistem sensorik pada bayi sehingga bermanfaat untuk masa belajarnya nanti. Zwitsal Baby Spa yang telah di perkaya dengan Neurosains terapan ini memiliki manfaat fisik, manfaat psikologis, dan manfaat stimulasi. Untuk lebih jelasnya dapat melihat lembar fakta terlampir.

Tahunn dalam salah satu edukasi tentang parenting di Daycare Unilever dengan mengangkat tema "Neuroliterasi - Metode Neurosains Terapan untuk Stimulasi Kemampuan Bicara Dini Pada Anak". Bincang-bincang santai ini dihadiri oleh Anne Gracia seorang Praktisi Neurosains Terapan, dan Dian Sastrowardoyo selaku Brand Ambassador Zwitsal.  

Anne Gracia, mengatakan, “Konsep neuroliterasi adalah target kemampuan berbahasa berdasarkan asosiasi fungsi struktur otak sebagai upaya pencapaian kecerdasan berbahasa. Kemampuan fungsi otak dalam berbahasa sejak bayi hingga usia produktif terjadi seiring kemampuannya mengeluarkan bunyi dan bicara.”  Lebih lanjut ia mengatakan bahwa Neuroliterasi (dalam program Smart Brain Energy)  merupakan stimulasi kemampuan bayi mengeluarkan berbagai bunyi, atau yang biasa diawali dengan "babbling".  Kemampuan bunyi pada organ artikulasi diawali dari bunyi "labial" (bibir), "dental" (gigi), dan seterusnya hingga organ dalam mulut lainnya.

Aktivan pijat bayi merupakan momen stimulus yang tepat karena adanya bonding melalui kedekatan fisik (wajah) ibu dan bayi yang membuat bayi memiliki rangsangan visual terhadap gerak mulut ibu dan otot wajah untuk membentuk bunyi artikulasi terhadap huruf atau disebut dengan “Fonem”.  Selanjutnya neuroliterasi berkembang pada kemampuan ekspresi bayi dalam menyampaikan bunyi-bunyian hingga membentuk suku kata menjadi kata dan selanjutnya menjadi kalimat. Pendekatan neuroliterasi penting untuk perkembangan kecerdasan anak karena area struktur otak jadi berfungsi secara berkesinambungan.

Untuk mendampingi anak menuju kecerdasan majemuk dan kemandirian diperlukan rangsangan yang tepat, mudah, rutin dan menyenangkan. Hal ini semata-mata untuk memberikan fondasi dan menjadi bekal untuk anak-anak  tumbuh dengan pribadi yang mandiri dan bermanfaat untuk masa depan mereka.

Sebagang ingin mempraktekkan Zwitsal Baby Spa, Zwitsal menyediakan panduan dan video tutorial yang dapat diakses di website www.zwitsal.co.id/baby-spa. Zwitsal juga membuat buku Pembahasan Lengkap Zwitsal Baby Spa dan buklet Panduan Praktis Zwitsal Baby Spa yang telah dibagikan Zwitsal kepada Ibu-Ibu Indonesia dalam berbagai kesempatan.

Sejaliptakan hari esok yang lebih cerah bagi anak-anak, selain menyediakan fasilitas Daycare, tahun ini Unilever juga meluncurkan MAPS (Maternity and Paternity Support), sebuah program yang memberikan informasi penting untuk diketahui oleh para orang tua, mulai dari seputar kehamilan, hingga bagaimana menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak, karena Unilever percaya bahwa untuk menciptakan generasi masa depan yang mandiri dan berkualitas perlu dipersiapkan sejak dini bahkan sejak masih dalam kandungan.

“Progogram rutin tahunan Unilever Indonesia selama 11 tahun dan akan terus kami kembangkan. Kami berharap program ini dapat memberikan banyak manfaat bagi si kecil dan diharapkan orang tua bisa terus menerapkan pengetahuan yang telah didapatkan dalam program ini di rumah. Semoga langkah kecil ini dapat menginspirasi banyak pihak dan membawa dampak perubahan yang lebih besar bagi kesejahteraan perempuan pekerja di Indonesia,” tutup Eny.

Go to Top