Pengajaran bahasa isyarat pada si kecil sejak dini memungkinkan Ayah dapat berkomunikasi dengan lebih efektif. Selain itu, kegiatan ini juga menyenangkan dan memberikan kesempatan untuk menjalin kedekatan antara ayah-anak. Pelajari cara mengajarkan bahasa isyarat padanya dan nikmati cara berkomunikasi tanpa harus mendengar kata pertamanya.
Tujuan Bahasa Isyarat untuk Bayi Bahasa isyarat menggunakan sistem gerakan untuk berkomunikasi tentang kebutuhan dasar, seperti lapar dan mengantuk. Menurut Gina Bevinetto Feld yang menulis untuk situs Parents, kemampuan anak-anak dalam menggunakan tangan jauh lebih baik sebelum menggunakan otot-otot yang lebih rumit di lidah dan pita suara.
Pernyataan ini juga didukung Dokter Jay L. Hoecker, M.D. dari Mayo Clinic, yang mengatakan ada penelitian yang menunjukkan bahasa isyarat memberikan cara-cara mengembangkan komunikasi beberapa bulan lebih awal dari mereka yang hanya menggunakan komunikasi secara vokal.
Hal ini dapat membantu meringankan frustasi anak-anak berusia 8 bulan sampai 2 tahun, ketika anak-anak mulai mengetahui apa yang diinginkan tapi tidak memiliki kemampuan verbal untuk mengekspresikan diri. Waktu Tepat untuk Memulai Para ahli mengatakan 6-8 bulan adalah saat yang tepat untuk mengajarkan bahasa isyarat pada si kecil, tetapi jangan berharap hasil yang instan, karena butuh waktu setidaknya 2-3 bulan sebelum melihat hasilnya. Dokter Jay menyarankan pada Ayah, tidak harus menyediakan waktu khusus untuk mengajarkannya bahasa isyarat, cukup membuat gerakan setiap kali mengucapkan kata-kata dalam rutinitas sehari-hari, misalnya saat memberikan susu padanya, ucapkan dan lakukan tanda untuk susu.
Gunakan Tanda Sederhana Mulailah dengan menggunakan bahasa isyarat untuk menggambarkan permintaan rutin, kegiatan, atau benda-benda dalam kehidupan si kecil, seperti minum, makan, Ayah, atau Bunda. Pilih tanda-tanda yang dapat menarik perhatiannya lalu latih dengan sabar untuk menggunakannya.
Konsistensi dan ketekunan adalah kuncinya, coba gunakan setiap kali melakukan kontak dengannya, misalnya saat membacakan buku cerita untuknya, memandikannya, bahkan mengganti popok dan mengoleskan Zwitsal Extra Care Baby Cream with Zinc untuk mencegah kulit kemerahan dan iritasi. Selain menggunakan bahasa isyarat, berbicara padanya juga penting karena komunikasi lisan merupakan bagian penting dari perkembangan kemampuan berbicaranya juga. Yuk, mulai ajarkan beberapa bahasa isyarat pada si kecil.

