Penanganan bayi baru lahir harus dilakukan dengan hati-hati, terutama jika Si Kecil sedang mengalami masalah kesehatan. Pilek atau influenza adalah salah satu masalah kesehatan ringan yang apabila terjadi pada bayi baru lahir akan nampak lebih parah. Hidung tersumbat adalah gejala awal yang dapat mengakibatkan Si Kecil sulit bernafas.
Hal ini diperparah dengan kondisi Si Kecil yang belum mampu mengeluarkan lendir sendiri. Tentu kondisi seperti ini membuat Bunda panik dan bingung jika Bunda belum mengetahui cara mengatasi hidung tersumbat pada bayi yang baru lahir. Ada beberapa tips aman untuk mengatasi bayi yang mengalami hidung tersumbat. Tips berikut dapat membantu Bunda sehingga tidak panik dan bingung saat menghadapinya.
- Bunda dapat menggunakan alat penghisap lendir pernapasan (nasal aspirator) khusus untuk bayi yang bisa Bunda dapatkan di apotek. Sebelum digunakan, sterilkan dulu bagian yang akan dimasukkan ke dalam hidung. Tenangkanlah Si Kecil terlebih dahulu, lalu masukkan alat ke dalam hidungnya, tetapi jangan terlalu dalam. Lakukanlah dengan lembut agar hidung Si Kecil tidak teriritasi.
- Agar lendirnya encer dan mudah dikeluarkan, Bunda dapat meneteskan larutan garam (nasal saline) dengan ujung pipet. Setelah lendir encer, bantulah Si Kecil untuk mengeluarkannya dengan cara mengikuti langkah nomor 1.
- Bunda juga dapat menekan atau memijat lembut hidung Si Kecil dan sekitarnya dengan bahan pelembut sambil membersihkan lendirnya dengan menggunakan cutton bud basah. Pijatan lembut ini dapat membantu Si Kecil melegakan pernapasannya dan membantu lendir keluar dengan mudah.
- Balsem pelega pernapasan khusus bayi juga dapat Bunda gunakan untuk membantu Si Kecil melegakan pernapasannya. Selain melegakan pernapasan, balsem bayi juga dapat membuat hangat dan uapnya dapat melegakan hidung Si Kecil yang tersumbat. Atau Bunda juga dapat membuat semacam nebulizer sederhana dengan meneteskan kayu putih ke dalam semangkok air panas di sudut kamar dekat dengan wilayah pertukaran udara atau ventilasi. Tujuannya agar Si Kecil dapat bernafas lega dan dapat membersihkan udara di dalam kamar yang penuh dengan virus flu.
Namun, jika beberapa tips di atas belum dapat mengurangi rasa panik pada diri Bunda, segeralah bawa Si Kecil ke dokter. Biasanya dokter akan melakukan terapi nebulizer atau inhalasi (penguapan) yang dapat membantu mencairkan lendir sehingga mudah untuk dikeluarkan. Atau sebaiknya, untuk membuat Si Kecil lebih nyaman dan menghemat biaya,
Bunda dapat membeli mesin inhalasi sendiri agar proses penguapan dapat dilakukan sendiri di rumah. Sumber: parenting.co.id/article/bayi/cara.atasi.hidung.mampet.bayi/001/002/339 ayahbunda.co.id/Artikel/bayi/Tips/bayi.baru.lahir.tips.atasi.hidung.tersumbat/001/005/82/1/1

