Bunda, apakah si kecil kesulitan mengucapkan beberapa konsonan tertentu seperti huruf ‘r’? Masalah cadel seperti ini adalah hal yang umum terjadi pada balita. Seiring dengan semakin dewasanya anak, masalah ini biasanya akan hilang dengan sendirinya dan anak bisa mengucapkan huruf ‘r’ tanpa masalah. Tapi, kalau cadel masih terjadi pada anak yang sudah masuk usia sekolah dasar, kira-kira apa penyebabnya? Penjelasan berikut ini bisa membantu Bunda mengerti penyebab cadel pada si kecil.
FAKTOR FISIOLOGIS Kematangan saraf punya peran penting bagi proses tumbuh kembang anak, misalnya pada kemampuan merangkak dan toilet training. Kemampuan bicara anak, termasuk di antaranya artikulasi bicara, juga merupakan salah satu tahap tumbuh kembang anak yang membutuhkan kematangan saraf. Tanpa kematangan saraf yang cukup, artikulasi bicara anak bisa terganggu dan menyebabkan cadel. Bagian otak yang berperan penting dalam kemampuan bicara adalah area Broca yang berfungsi mengkoordinasikan mulut, lidah, rahang, serta pita suara untuk memproduksi suara dan kata-kata, serta area Wernicke yang mengatur kemampuan untuk mengerti kata-kata yang diucapkan orang lain.
Kerusakan atau masalah pada bagian otak ataupun jaringan saraf pada bagian otak ini bisa jadi salah satu penyebab cadel pada anak. Beberapa bentuk cadel yang paling umum terjadi adalah kesulitan mengucapkan huruf ‘r’, ‘s, dan ‘z’, terutama huruf ‘r’ yang cukup sulit diucapkan karena memerlukan manipulasi antara lidah, langit-langit mulut, serta bibir. Kebanyakan anak usia 6 tahun biasanya sudah memiliki kemampuan tersebut, lengkap dengan kematangan otot lidah yang cukup untuk mengucapkan huruf ‘r’ serta semua konsonan lainnya. Kalau anak masih mengalami kesulitan artikulasi pada usia 6 tahun, bisa jadi anak mengalami ketidakmampuan untuk mengucapkan konsonan tertentu.
FAKTOR LINGKUNGAN Cara bicara orang tua yang dicadel-cadelkan saat berbicara dengan si kecil juga bisa membuat si kecil menjadi cadel. Karena si kecil sering mendengar orang tuanya berbicara dengan cadel, maka ia akan mengira bahwa cara pengucapan tersebut adalah cara pengucapan yang benar. Karena itu, orang tua disarankan untuk melafalkan setiap kata dengan cara yang benar. Selain itu, kalau si kecil melakukan kesalahan dalam pelafalan kata tertentu, koreksi kesalahannya dengan baik. Dan, ketika akhirnya si kecil bisa mengucapkan suata kata dengan benar, berikan pujian kepadanya.
Hal ini akan membantu si kecil berbicara dengan benar. Kematangan saraf dan tumbuh kembang anak yang cukup dilengkapi dengan pengajaran yang baik akan membantu kemampuan bicara dan artikulasinya. Menjaga kepercayaan diri anak serta pemberian terapi wicara yang baik sangat penting bagi anak yang masih tetap cadel walaupun telah tumbuh besar.
Sumber: m.tabloidnova.com/layout/set/print/Nova/Keluarga/Anak/Anak-Cadel-Kadang-Gara-Gara-Ayah-Ibunya-Juga-Lo! id.theasianparent.com/cadel-penyebab-dan-terapinya/ humanillnesses.com/original/Se-Sy/Speech-Disorders.html

