Masalah kulit bayi kering yang tidak terlalu parah umumnya hanya membuat bayi merasa tidak nyaman dan rewel. Tapi bila berkelanjutan, kulit kering bisa membahayakan kesehatan, karena kulit adalah salah satu alat pertahanan tubuh terhadap kuman dan penyakit. Apalagi kulit bayi masih lebih sensitif dibandingkan kulit orang dewasa sehingga lebih rentan terhadap lingkungannya.
Tapi, Bunda tidak perlu terlalu khawatir berlebihan. Bisa jadi penyebab kulit bayi kering sebenarnya sederhana. Kulit normal yang sehat secara alami memiliki lapisan tipis lipida yang menjaga kelembapan kulit. Kulit kering terjadi ketika lapisan tipis ini hilang atau berkurang. Beberapa hal yang bisa menyebabkan berkurangnya lapisan alami pada kulit ini adalah:
Berikut 6 Hal Yang Umumnya Menjadi Penyebab Kulit Si Kecil Menjadi Kering
- Cara Penggunaan Pelembab yang Salah Pelembab sebaiknya dioleskan pada kulit ketika kulit dalam keadaan lembab, sehingga pelembab bisa 'mengunci' kelembaban pada kulit si kecil. Karena itu, oleskan pelembab pada kulit si kecil setelah Bunda mengeringkan kulitnya dengan handuk sehabis mandi.
- Cuaca Kering Cuaca yang sangat dingin ataupun penggunaan AC akan membuat kulit menjadi kering. Karena itu, lindungi kulit si kecil dengan mengenakan pakaian yang hangat dan menutupi kulit saat udara dingin. Saat cuaca panas, jaga pula agar suhu AC tidak terlalu dingin. Penggunaan humidifier dibandingkan AC lebih ramah bagi kulit.
- Terlalu Lama Berendam Paparan terlalu lama terhadap air, terutama air panas, akan menghilangkan minyak alami yang melindungi kulit. Jadi, mandikan si kecil dengan air suam-suam kuku selama maksimal 10 menit. Jangan biarkan si kecil berendam terlalu lama. Setelah mandi, jangan gosok kulitnya dengan terlalu keras. Tepuk pelan saja kulitnya dengan handuk yang lembut.
- Penggunaan Sabun yang Berlebihan Biasanya orang menyukai busa yang banyak saat mandi atau mencuci tangan. Padahal busa banyak dari sabun yang terlalu keras ataupun penggunaan sabun yang terlalu banyak akan menghilangkan minyak alami pada kulit, sehingga kulit menjadi kering. Gunakanlah sabun dari bahan alami yang lebih lembut dan tidak menggunakan pewangi. Penggunaan sabun yang terlalu banyak juga perlu dihindari.
- Bahan Pakaian yang Kasar Bahan pakaian tertentu akan terasa gatal di kulit. Kontak kulit terhadap bahan pakaian tersebut bisa membuat kulit semakin kering dan gatal. Jadi pilihlah bahan pakaian yang nyaman, seperti katun. Selain itu, gunakan pula deterjen yang lembut untuk mencuci pakaian bayi tanpa pemutih ataupun pewangi. Cuci pula pakaian bayi secara terpisah dengan pakaian anggota keluarga lain. Jangan lupa, pakaian bayi yang baru dibeli harus dicuci dulu sebelum digunakan.
- Alergi Alergi terhadap bahan makanan tertentu seperti susu, kacang-kacangan, makanan laut, dll juga bisa menyebabkan kulit kering, bahkan masalah eczema. Coba cek apakah masalah kulit kering si kecil merupakan reaksi alergi terhadap makanan yang ia konsumsi atau makanan yang Bunda konsumsi. Kasus bayi menyusui yang alergi terhadap makanan yang dikonsumsi ibunya adalah hal yang cukup umum.
Kalau berbagai kemungkinan penyebab kulit bayi kering di atas telah Bunda singkirkan dan kulit si kecil masih tetap kering atau bahkan semakin parah, sebaiknya Bunda berkonsultasi ke dokter untuk mencari tahu penyebab pasti serta cara teraman untuk mengatasinya.
Sumber:
http://www.webmd.boots.com/healthy-skin/guide/causes
http://www.kidzgrow.com/baby_care/skin_care_03.html
http://www.webmd.com/parenting/baby/baby-skin-10/skin-care-tips
http://voices.yahoo.com/babies-eczema-diet-detergent-factors-skin-problem-14790.html?cat=25

