Pada 2015, sebuah penelitian yang dilakukan di Harvard University mengemukakan hal yang membuat setiap ayah harus lebih bersemangat lagi bercerita kepada anak. Ya, menurut penelitian tersebut, anak-anak yang dibacakan cerita pengantar tidur setiap malam oleh ayahnya memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik daripada yang hanya dibacakan oleh ibunya saja.
Nah, untuk menjadi pendongeng sebelum tidur yang menyenangkan bagi si kecil, Ayah setidaknya harus punya ilmu mendongeng yang baik. Berikut ini beberapa tips untuk menjadi ayah yang pandai mendongeng:
1. Pastikan cerita yang akan disampaikan menarik Anak-anak umumnya menyukai cerita tentang binatang, putri di sebuah kerajaan, dan petualangan mencari sesuatu yang menakjubkan. Ayah bisa terlebih dahulu mempelajari cerita yang akan disampaikan lalu menambahkan “bumbu” sesuai imajinasi Ayah agar ceritanya semakin hidup dan menarik. Ayah juga bisa berlatih memainkan nada suara sesuai isi cerita agar lebih seru.
2. Ciptakan suasana yang nyaman dan menyenangkan Duduklah bersama si kecil di tempat tidur atau sofa yang empuk. Pastikan Ayah sudah membersihkan diri dan tidak lagi terganggu dengan pekerjaan. Bagaimanapun, peran Ayah tidak hanya dibutuhkan untuk bekerja mencari nafkah bagi keluarga, tapi juga untuk menciptakan kebahagiaan, terutama untuk si kecil.
3. Siapkan alat bantu Alat bantu yang bisa Ayah gunakan di antaranya adalah buku cerita, boneka jari, topeng, atau mainan si kecil seperti mobil-mobilan. Dengan buku, Ayah bisa menunjukkan gambar setiap rangkaian cerita yang disampaikan. Biarkan si kecil menunjuk-nunjuk setiap gambarnya. Sementara dengan boneka jari dan topeng, Ayah bisa “menghidupkan” tokoh yang ada dalam cerita sehingga menjadi lebih lucu. Lihat bagaimana si kecil akan dibuat tertawa olehnya. Mainan si kecil pun dapat membantu keseruan cerita.
4. Lakukan kegiatan bercerita secara rutin
Usahakanlah untuk selalu pulang tepat waktu dan siap bercerita menjelang waktu tidur si kecil. Jika satu malam Ayah tidak dapat memberikan cerita pengantar tidur untuk si kecil, Ayah bisa menggantinya saat akhir pekan dengan aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan
5. Cari banyak referensi cerita anak Ayah bisa mendapatkan banyak referensi cerita menarik untuk anak di internet, sesama ayah, yang suka mendongeng, dan tentu saja buku-buku di perpustakaan. Saat menemukan buku cerita anak yang menarik, Ayah dapat menghadiahkannya kepada si kecil sekaligus menawarkan diri untuk menceritakannya.
Ayah bahkan bisa mengajak si kecil ikut ke perpustakaan dan memintanya memilih sendiri buku yang akan diceritakan. Si kecil pasti akan senang! Selanjutnya, peran ayah untuk membantu mengembangkan kemampuan bahasa anak juga bisa dilakukan dengan memintanya menceritakan ulang dan bertanya-tanya kepadanya mengenai cerita yang telah Ayah sampaikan.
Dengan imajinasi anak yang tidak terbatas, hal tersebut tentulah mudah baginya. Tidak sabar ingin mendongeng untuk si kecil malam ini? Yuk, siapkan cerita yang menarik dan selamat menikmati kegiatan bercerita bersama si kecil!

