5 Tips Mengajarkan Sikap Tanggung Jawab pada Anak

30 July 2017

Tanggung jawab merupakan salah satu hal yang penting diajarkan kepada anak sejak dini. Dengan mengajarkan sikap tanggung jawab, si kecil akan menjadi pribadi yang percaya diri dan dapat diandalkan sehingga Bunda dan Ayah nantinya akan jarang direpotkan. Lalu, bagaimana melatih kebiasaan bertanggung jawab pada anak?

Melatih sikap tanggung jawab pada anak dapat dimulai dengan mengurus diri sendiri, mengelola barang-barang pribadi miliknya, mengerjakan tugas sekolah, dan membantu orang lain. Belajar bertanggung jawab dapat dikenalkan sejak si kecil berusia 2 tahun. Bunda dapat memulainya dengan hal-hal kecil terlebih dahulu lalu menambah tingkatannya seiring tumbuh kembang anak. Saat si kecil memasuki usia anak-anak, Ayah dan Bunda dapat mengajarinya sikap tanggung jawab melalui 5 hal berikut ini:

  1. Libatkan dalam pekerjaan rumah

    Saat tengah menyiapkan makan malam atau membersihkan rumah, Ayah atau Bunda bisa melibatkan si kecil untuk membantu hal-hal sederhana seperti menyapu lantai atau membereskan koran dan majalah yang berserakan. Jangan langsung mengharapkan hasil yang baik, ya, tapi hargai bagaimana si kecil mau terlibat dan belajar.

  2. Biarkan anak merawat dirinya sendiri

    Ajari si kecil kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet. Kegiatan tersebut adalah bentuk tanggung jawab terhadap kebersihan dirinya sendiri. Selanjutnya, Bunda bisa mengajarkan si kecil untuk memakai pakaian dan menyisir rambutnya sendiri.

  3. Berikan hewan atau tanaman untuk dipelihara

    Si kecil pasti senang diberikan kucing atau kelinci sebagai hewan peliharaannya. Ajari ia cara memberi makan dan merawatnya. Selain merawat hewan peliharaan, si kecil juga dapat diajak berkebun dan biarkan ia memilih tanaman yang ingin dirawatnya. Melalui kegiatan ini, si kecil akan belajar mengurus dan peduli terhadap makhluk lain. Ini adalah salah satu tahap meningkatkan tanggung jawab sesuai tumbuh kembang anak.

  4. Biarkan si kecil mengerjakan PR-nya

    Ketika si kecil sudah masuk sekolah pertamanya dan mendapatkan PR, luangkanlah waktu untuk mendampinginya, tapi bukan untuk mengerjakan tugasnya, ya. Biarkan si kecil mencoba mengerjakannya sendiri terlebih dahulu. Bunda dapat mengecek dan membantu menerangkan yang keliru. Jangan lupa untuk memberikan pujian setelah si kecil berhasil menyelesaikan PR-nya.

  5. Jadilah contoh yang baik

    Setiap orang tua tentu selalu dianjurkan untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya, tak terkecuali dalam hal mengajarkan sikap tanggung jawab. Ayah dan Bunda dapat memberinya contoh sikap tanggung jawab, misalnya dengan selalu tepat waktu menjemput si kecil atau menepati janji mengajak si kecil jalan-jalan saat akhir pekan. Contoh lain adalah usahakan Bunda selalu rajin membersihkan rumah dan Ayah suka membantu tetangga. Si kecil pasti akan dengan senang hati meniru jika Bunda dan Ayah konsisten memberikan contoh yang baik.

Membentuk anak memiliki sikap tanggung jawab yang tinggi tidak dapat terjadi dalam satu malam, lho. Dibutuhkan ketelatenan dari Ayah dan Bunda dalam mendampingi tumbuh kembang anak.  Namun, jika sudah memetik hasilnya, Ayah dan Bunda pasti akan merasa sangat bahagia dan bangga. Yuk, mulai mengajarkan kebiasaan bertanggung jawab pada si kecil sedini mungkin!

Sumber:

greatschools.org/gk/articles/teaching-kids-responsibility/
quickanddirtytips.com/parenting/behavior/5-ways-to-teach-your-child-responsibility
Diakses pada 3 September 2016

Go to Top