5 Ide Mengasah Kecerdasan Matematika Si Kecil

30 July 2017

Ada banyak hal yang perlu Bunda siapkan untuk membantu meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak. Salah satunya adalah melatih kecerdasan matematika si kecil. Kecerdasan matematika atau logika adalah salah satu dari 8 kecerdasan majemuk yang dimiliki setiap anak. Anak yang memiliki kecerdasan matematika yang dominan biasanya suka berhitung dan menyortir sesuatu.

Nah, baik si kecil memiliki kecenderungan kecerdasan matematika atau tidak, kecerdasan ini tetap perlu diasah demi perkembangan anak dan kemajuan belajarnya kelak. Anak dengan kecerdasan matematika yang terasah akan lebih mampu menyelesaikan masalah dengan cepat dan akurat sambil menikmati proses pencarian jawaban dari masalah tersebut. Berikut 5 ide kegiatan yang bisa Bunda terapkan untuk mendukung kecerdasan matematika si kecil sejak dini:

  1. Bermain game matematika atau logika

    Permainan seperti kartu, puzzle, dan maze dapat melatih si kecil mengorganisir objek berdasarkan warna, ukuran, bentuk, angka, dan sebagainya sebagai dasar mempelajari matematika. Permainan mencocokan kartu dan puzzle sederhana dapat dikenalkan sejak si kecil berusia 2 tahun. Sedangkan maze bisa dicoba setelah si kecil berusia 4 tahun.

  2. Gunakan matematika dalam aktivitas sehari-hari

    Contoh kegiatan yang bisa dilakukan adalah menghitung belanjaan, menghitung apel yang dimakan, menghitung lama pergi ke pasar, dan lain sebagainya. Bila dilakukan dengan ceria, si kecil pasti menyukai cara penerapan matematika yang mudah dalam kegiatan sehari-hari tersebut.

  3. Bacakan buku cerita yang berhubungan dengan matematika

    Beberapa contoh buku cerita yang dapat dibacakan untuk melatih kecerdasan matematikanya adalah Three Little Pigs karya Tuyosi Mori dan One Hundred Angry Ants karya Ellinor J. Pinczes. Lewat buku-buku tersebut, si kecil dapat menghubungkan pengetahuan matematika yang telah diperolehnya dengan pengetahuan lain dalam buku seperti bahasa dan sejarah. Bunda dapat menyesuaikan buku-buku yang dikenalkan sesuai tumbuh kembang anak.

  4. Kenalkan alat pengukuran

    Mengenalkan alat pengukur bisa dilakukan dengan mengajak si kecil menimbang tepung dengan timbangan saat membuat kue, mengukur panjang batang tumbuhan dengan penggaris, menghitung lama Ayah berlari dengan stopwatch, dan lain sebagainya. Kegiatan yang bisa dikenalkan sejak si kecil masuk Sekolah Dasar ini merupakan cara lain membuat si kecil lebih memahami pengaplikasian matematika dalam kehidupan sehari-hari.

  5. Jadilah contoh yang baik

    Selalu tepat waktu dan teliti dalam menghitung adalah beberapa contoh yang baik dalam penerapan matematikan. Dengan begitu, si kecil pun akan lebih bersemangat dan percaya diri dalam mempelajari matematika. Ayah dan Bunda juga bisa menceritakan bagaimana menggunakan matematika yang baik dan jujur sesuai profesi Ayah dan Bunda, misalnya arsitek, dokter, pedagang, dan lain sebagainya.

Dapat disimpulkan bahwa untuk mengasah kecerdasan matematika si kecil, Bunda perlu lebih banyak melibatkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, mendukung si kecil mempelajari konsep-konsep matematika yang baru, dan membantu menghubungkan pengetahuan matematika si kecil dengan pengetahuan lainnya. Dalam proses perkembangan anak, kecerdasan matematika sama pentingnya dengan keterampilan berbicara, membaca, dan menulis. Jadi, selamat memupuk kecerdasan majemuk si kecil ya, Bunda!

Sumber:

earlychildhoodnews.com/earlychildhood/article_view.aspx?ArticleID=251
greatschools.org/gk/articles/get-excited-about-math/
growingwithyourchild.com/activities-to-strengthen-your-childs-logic-smarts/
Diakses pada 6 September 2016

Go to Top